Seorang Hakim Meninggal Terinfeksi Covid-19, PN Surabaya Tidak Lockdown

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 16 September 2020 21:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 519 2278969 seorang-hakim-meninggal-terinfeksi-covid-19-pn-surabaya-tidak-lockdown-dVHEmtUr46.jfif Ilustrasi (Dok. Okezone)

SURABAYA - Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Mochammad Arifin meninggal dunia diduga terinfeksi Covid-19. Sebelumnya, sang istri yang juga meninggal dunia diduga juga akibat virus corona.

Humas PN Surabaya, Martin Ginting mengatakan, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 56 tahun di Semarang Selasa 15 September 2020, dini hari tepatnya pada pukul 00.15 WIB.

"Beliau meninggal dunia di Semarang. Bukan di Surabaya. Almarhum baru bertugas tiga bulan lalu," katanya, Rabu (16/9/2020).

Martin menjelaskan dua pekan sebelumnya, almarhum mengambil cuti karena sang istri sakit.

Namun istrinya akhirnya meninggal dunia. Almarhum meninggalkan empat orang anak. “Kepala PN Surabaya menginstruksikan akan melakukan tes swab massal. Namun tidak memberlakukan lockdown," terangnya.

Baca Juga : Dibuat 2 Jalur Masuk, Ambulans Diharapkan Tak Perlu Antre di RSD Wisma Atlet

Baca Juga : Viral Bendera Merah Putih Digunting, Polres Sumedang Sudah Periksa 3 Orang

Pelayanan PN Surabaya, akan tetap berjalan. Namun akan membatasi jumlah pengunjung. Karena, pihak PN tetap rutin menggelar tes swab massal.

"Sebelumnya almarhum pindahan dari PN Jakarta Barat. Orangnya dikenal baik dan terlihat sehat-sehat saja sebelumnya," kata salah seorang pegawai PN Surabaya, Safri Abdullah.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini