Sempat Kabur, 2 Kapal Asing Curi Ikan di Natuna Ditangkap KRI Usman Harun-359

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Minggu 20 September 2020 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 340 2280784 sempat-kabur-2-kapal-asing-curi-ikan-di-natuna-ditangkap-kri-usman-harun-359-V0CRPlig2S.jpg Kapal ikan asing berbendera Vietnam ditangkap KRI Usman Harun-359 di perairan Natuna. (Dok Dispenal)

JAKARTA – Kapal TNI AL yakni KRI Usman Harun-359 menangkap 2 kapal ikan asing berbendera Vietnam lantaran aktivitas illegal fishing di wilayah perairan Laut Natuna Utara, Sabtu (19/9/2020).

Penangkapan itu bermula saat KRI Usman Harun-359 tengah patroli rutin di Perairan Laut Natuna Utara dibawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I (Guspurla Koarmada I). Saat patrol, KRI Usman Harun-359 mendeteksi 2 kontak kapal ikan asing (KIA) pukul 12.55 WIB tengah menangkap ikan menggunakan jaring. Saat didekati, kedua kapal asing itu berusaha melarikan diri dengan melepaskan jaring ke laut dan menambah kecepatan lalu berpencar menjauh dari KRI Usman Harun-359.

Menindaklanjuti hal tersebut, Komandan KRI Usman Harun-359 Kolonel Laut (P) Binsar Alfret Syaiful Sitorus, memerintahkan melaksanakan peran tempur, dilanjutkan pemeriksaan, dan penggeledahan. Ia kemudian memberikan isyarat agar KIA tersebut berhenti. Prosedur dan isyarat telah diberikan untuk berhenti, tapi kedua kapal asing itu tak mengindahkannya.

Kapal ikan asing berbendera Vietnam yang curi ikan di Natuna ditangkap KRI Usman Harun-359. (Dok Dispenal)

Setelah berhasil dihentikan, KRI Usman Harun-359 menurunkan Rubber Inflatable Boat (RIB) dan Tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) guna memeriksa dan menggeledah kapal tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, diperoleh informasi KIA Vietnam tersebut bernama BV5075TS dengan ABK 10 orang. KRI Usman Harun-359 kemudian mengejar sasaran kedua yang berusaha melarikan diri.

Tidak memerlukan waktu lama KIA dengan nomor lambung BV92658TS dengan ABK 3 orang dapat dihentikan dan digeledah. Kedua KIA tersebut diduga menangkap ikan di Perairan Landas Kontinen Indonesia tanpa memiliki izin.

Secara terpisah, Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, TNI AL dalam hal ini Koarmad I tetap memberikan jaminan dan menjaga keamanan dan kedaulatan di laut yurisdiksi nasional, wilayah kerja Koarmada I.

“Tidak ada keraguan untuk menindak segala bentuk pelanggaran dan tindak kejahatan, termasuk IUU fishing yang masih sering terjadi. Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban Koarmada I kepada masyarakat dan bangsa, walaupun di tengah pendemi Covid-19 dalam menjaga keamanan dan kedaulatan yang dibebankan kepada Koarmada I,” tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (20/9/2020).

Baca Juga : Lagi, TNI AL Tangkap Kapal Berbendera Vietnam Curi Ikan di Laut Natuna

Kedua KIA tersebut selanjutnya dikawal menuju Lanal Ranai untuk diperiksa lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan kegiatannya yang melanggar hukum.

Baca Juga : Curi Ikan di Natuna, Kapal Asing Berbendera Vietnam Hendak Kabur saat Ditangkap

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini