Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pedagang Masker Menjamur di Stasiun Bogor, 3 Jam Dapat Rp300 Ribu

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Senin, 21 September 2020 |09:41 WIB
Pedagang Masker Menjamur di Stasiun Bogor, 3 Jam Dapat Rp300 Ribu
Pedagang masker menjamur di Stasiun Bogor (Foto : Okezone.com/Putra RA)
A
A
A

BOGOR - Larangan penggunaan masker scuba dan buff bagi penumpang KRL menjadi berkah bagi para penjual masker di Stasiun Bogor. Dalam tiga jam, mereka bisa mendapat uang hingga Rp 300 ribu.

Salah satu penjual masker, Sanusi (45) mengaku dirinya sudah berjualan masker di Stasiun Bogor sejak pukul 05.00 WIB pagi. Ia mampu menjual masker kesehatan dalam waktu tiga jam sebanyak 3 boks.

"Dari jam 5 di sini (jualan masker). Udah abis 3 boks, satu boks isinya 50 masker," kata Sanusi, kepada Okezone di lokasi, Senin (31/9/2020).

Sanusi menjual masker keseharan dengan harga Rp5 ribu untuk dua pcs. Sedangkan, untuk masker kain kurang diminati karena hargnya cukup mahal yakni mencapai Rp10 ribu satu maskernya. "Yang ini (masker kesehatan) murah lah Rp 5 ribu dapet dua. Kalau kain saya juha jual tapi sedikit yang beli baru laku 3 dari tadi," ungkapnya.

Baca Juga : Menteri Agama Fachrul Razi Positif Covid-19

Baca Juga : Masker Scuba & Buff Dilarang, Penumpang KRL: Kasihan yang Uangnya Pas-pasan

Pria yang sebelumnya berjualan koran itu mengaku penjualan masker hari ini cukup tinggi. Hal itu menyusul mulai diterapkannya larangan penggunaan masker scuba dan buff bagi penumpang KRL.

"Alhamdulillah banyak yang beli. Ya karena ada aturan gak boleh pake masker scuba sama buff itu. Sebelum ada ini, memang yang paling laku masker scuba sih," jelas Sanusi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement