BOGOR – Hujan disertai angin kencang merobohkan lima bangunan hunian sementara (huntara) di Kampung Cipendawa, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Rabu (23/9/2020).
"Info sementara lima (ambruk). Hujannya enggak seberapa, angin kencang. Saya mau cek lagi ini," kata Kepala Desa Cileuksa Ujang Ruhyadi, dikonfirmasi.
Akibatnya, huntara tersebut mengalami rusak parah bagian atapnya. Selain karena kencangnya angin, ambruknya hunian korban bencana longsor awal tahun 2020 ini karena strukturnya tidak permanen.
"Itu kan (atapnya) baja ringan ya asbes, dindingnya GRC. Totalnya sekitar 169 huntara," tuturnya.
Belum diketahui pasti ada tidaknya korban luka-luka dalam kejadian ini. Sementara warga terdampak sudah mengungsi ke keluarga lainnya yang juga masih berada di lokasi huntara tersebut.
"Warga ke rumah huntara keluarga yang lain. Korban luka belum dicek," tutup Ujang.
Sekadar informasi, hujan disertai angin kencang melanda sebagian wilayah di Kota/Kabupaten Bogor sore tadi. Bahkan, sempat menumbangkan sebuah pohon yang menimpa motor di wilayah Kota Bogor.
Tak hanya itu dilaporkan pula terjadi fenomena hujan es di beberapa titik. Hingga kini, belum diketahui jumlah kerusakan bangunan maupun dampak lainnya akibat hujan disertai angin kencang tersebut.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.