Lalu dalam video itu juga tampak seorang pria yang mengaku sebagai adik dari jenazah itu. Ia meminta warga tenang.
“Sudah saya kan adiknya, nanti dulu. Saya terima kasih, maksudnya biar cepat saja,” ujarnya.
Beruntung suasana bisa dikendalikan setelah salah satu tokoh masyarakat yang ada di lokasi mencoba menenangkan keluarga pasien dengan memberi pemahaman tentang kondisi sebenarnya.
Sementara Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Hendra Tarmidzi mengatakan, meski belum dinyatakan positif, namun pasien yang meninggal ini statusnya suspect Covid-19 sehingga harus diurus menggunakan standar protokol kesehatan.
Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya penularan penyakit dari jenazah ke petugas kamar jenazah serta ke keluarga maupun warga yang datang ke rumah sakit.