Ini Nomor Urut 4 Paslon Pilkada Gunungkidul 2020

Kuntadi, Koran SI · Kamis 24 September 2020 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 510 2283139 ini-nomor-urut-4-paslon-pilkada-gunungkidul-2020-8V1ST0VMPl.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

GUNUNGKIDUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mengundi nomor urut bagi empat pasangan calon (paslon) yang akan berlaga dalam Pilkada Gunungkidul 2020. Pengundian dilakukan secara terbatas, dengan protokol kesehatan yang ketat, guna mencegah penularan Covid-19.

Pengundian nomor urut ini dilakukan KPU Gunungkidul, di hadapan paslon dan liaison officer (LO). Pengambilan nomor urut ini dilakukan berdasarkan pada nomor kedatangan. Mereka menerima nomor urut dalam kondisi tertutup. Setelah itu, semuanya dapat nomor kemudian dibuka kepada publik.

“Sesuai keputusan PKPU, dalam pengundian ini dilakukan pembatasan dan siapa saja yang boleh masuk,” kata Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, di Bangsal Sewokoprojo, Gunungkidul, Kamis (24/9/2020). 

Pasangan nomor urut satu adalah pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto yang diusung PAN, PKS, Partai Gerindra dan Demokrat. Sedangkan nomor urut dua Immawan Wahyudi-Martanti Soenar Dewi yang diusung oleh Partai Nasdem. 

Sementara nomor urut tiga, pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi yang diusung oleh PDIP. Terakhir, nomor urut empat pasangan Sunaryanta-Heri Susanto yang diusung oleh Partai Golkar dan PKB. 

Baca juga: Resmi, Gibran-Teguh Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Solo 2020 

Menanggapi nomor urut yang diperoleh, setiap paslon menanggapi dengan beragam. Mereka mengaku senang mendapatkan nomor urut sesuai undian yang dilaksanakan KPU Gunungkidul.

“Ini sesuai komitmen kita, nomor satu untuk majukan Gunungkidul,” kata Sutrisna Wibawa.

Sementara Immawan wahyudi yang mendapatkan nomor urut dua juga tidak kalah senang. Baginya nomor urut dua ini keberuntungan karena datang  nomor dua dan mendapatkan nomor urut dua. 

“Dua berarti victory yang bermakna kemenangan,” kata Immawan.

Sementara Bambang Wisnu Handoyo mengatakan, tiga adalah kekuatan akal manusia untuk hidup di dunia yang terdiri atas cipta, rasa dan karsa.

“Tiga adalah kekuatan manusia yang diberikan Tuhan untuk mampir ngombe (Hidup ibarat istirahat minum),” katanya.

Sementara Sunaryanto mengatakan, empat bermakna pilihan dari empat penjuru mata angin. Angka empat di balik akan menyerupai kursi, yang terdiri dari empat kaki. 

“Ini sangat tepat karena dukungan dari empat penjuru mata angin,” katanya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini