KEEROM - Pengabdian diperbatasan negara, mengawal kedaulatan Bangsa di wilayah terpinggirkan yang berbatasan dengan negara lain tentunya memiliki tantangan berbeda. Semisal yang banyak dijumpai adalah minimnya jaringan komunikasi, selain infrastruktur dasar yang masih minim.
Membahas soal sarana komunikasi, lantas bagaimana dengan nasib para prajurit TNI untuk berkomunikasi bersama keluarganya, yang ada diseberang khususnya di Jawa Tengah. Kondisi ini tentu dialami oleh hampir seluruh prajurit Satgas Pamtas dari berbagai satuan.
Okezone akan mengungkap kisah perjuangan melawan rindu, prajurit Satgas Yonif Mekanis Raider (MK) 413 Kostrad Pos Skofro Lama Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom kepada keluarganya.

Serka Adhi Susilo, salah satu Prajurit Yonif MR 413 Kostrad, yang menjabat sebagai Komandan Pos Skofro Lama menceritakan pengalamannya, dalam upaya menghubungi keluarga tercintanya di Kabupaten Sukoharjo.
Untuk diketahui bahwa Pos yang berada di Kampung Skofro Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom ini berjarak 200 Kilometer, dan menempuh perjalanan 5 jam dari Kota Jayapura.
Hal unik yang dilakukan Serka Adhi yaitu menaikkan penguat sinyal dengan cara mengerek menggunakan tali ke atas tower listrik yang memiliki tinggi 70 meter.
"Kami membawa penguat sinyal tersebut dari Homebase, karena sebelumnya kami mendapat informasi dari Satuan Tugas lama, bahwa di Pos tersebut tidak ada sinyal sama sekali. Selain lokasinya yang terpencil, juga karakteristik dataran yang berliku menjadikan wilayah tersebut sulit dimasuki sinyal," ungkap Adhi kepada Okezone, Jumat (25/9/2020).