Namun tidak setiap hari pos bisa mengerek penguat sinyal tersebut ke atas tower, mengingat cuaca di Kampung Skofro juga tidak menentu dan selalu berubah-ubah.
"Jika hujan turun kami tidak bisa menghubungi Keluarga, mengingat alat penguat sinyal tersebut akan rusak jika terkena air," lanjutnya.
Namun, upaya menghubungi keluarga tidak membuat naluri disiplin tempur Pos Skofro Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad terganggu, atensi yang diberikan Dansatgas tetap mereka pedomani dalam menjalankan tugasnya sebagai pengaman perbatasan tetap dipedomani.
"Kami tetap memelihara disiplin tempur sesuai arahan Dansatgas," tegasnya.
Pengalaman Adhi mengerek penguat sinyal ke atas tower untuk menghubungi sanak keluarganya, merupakan satu diantara sekian banyak cerita suka duka pengalaman Prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan.
"Kami akan tetap setia menjaga kedaulatan NKRI meski harus mengambil resiko meninggalkan sementara keluarga," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.