Tewaskan 3 Orang, Pemasok Miras Oplosan Diburu Polisi

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 25 September 2020 22:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 519 2283970 tewaskan-3-orang-pemasok-miras-oplosan-diburu-polisi-N4IeI1i7G9.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

BLITAR – Sebanyak tiga orang warga Kabupaten Blitar tewas lantaran menenggak minuman keras oplosan. Diketahui, barang haram tersebut dipasok dari Surabaya.

Menurut Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya, saat ini polisi tengah memburu pemasok miras asal tersebut. "Kami lakukan pengejaran pemasok di Surabaya. Pelaku melarikan diri," ujar Fanani kepada wartawan, Jumat (25/9/2020).

Miras yang ditenggak para korban berjenis arak Jowo. Miras dioplos dengan soft drink berkarbonasi dan dinikmati delapan orang. Pesta yang berlangsung Jumat, 18 September malam itu awalnya menewaskan dua orang.

MM (26) warga Kecamatan Kanigoro tewas pada Senin pagi (21/9) di rumah sakit. Pada sore harinya, BS (21) menyusul meninggal dunia di rumah sakit yang sama. Sebelum tewas keduanya mengeluh mual, sesak nafas dengan disertai kejang. Pada Selasa (22/9), AS (27), warga Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, juga tewas.

"Total yang meninggal dunia akibat pesta miras di Kanigoro menjadi tiga orang," tambah Fanani. Dari hasil otopsi medis disimpulkan, para korban mengalami intoksikasi atau keracunan. Pada tubuh mereka ditemukan cairan yang mengandung alkohol 90 persen serta 22 persen metanol. "Ini memiliki kesamaan dengan miras yang diminum korban," kata Fanani.

Miras oplosan yang merenggut nyawa tersebut diperoleh korban dari B, pedagang miras asal Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro. Yang bersangkutan langsung ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan.

Baca Juga : Polisi Tangkap Pembeli Permen Ganja dari Amerika

Baca Juga : Jual Surat Nikah-Cerai Inggit Ganarsih, Keluarga Tagih Janji Kampanye Ridwan Kamil

Sementara S, rekannya yang berprofesi sopir pengantar hanya dikenakan wajib lapor. Di depan penyidik, B mengaku menerima pasokan miras dari pedagang Surabaya.

Mengetahui dagangan mirasnya telah menewaskan orang lain, pedagang Surabaya tersebut langsung melarikan diri. Fanani menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengejaran kemanapun yang bersangkutan bersembunyi.

"Kami terus buru pelaku kemanapun dia bersembunyi. Karena miras yang dijual telah menewaskan orang lain," tegas Fanani.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini