Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kontak Senjata Kembali Pecah di Intan Jaya, Rombongan Polisi Ditembaki di Bandara

Chanry Andrew S , Jurnalis-Sabtu, 26 September 2020 |16:39 WIB
Kontak Senjata Kembali Pecah di Intan Jaya, Rombongan Polisi Ditembaki di Bandara
A
A
A

JAYAPURA – Situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua kembali memanas setelah kontak senjata antara aparat keamanan dan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) OPM pecah di Bandara Bilogai, Sugapa, Intan Jaya pada Jumat (25/9/2020) siang. Tidak ada korban dalam insiden tersebut.

KKSB yang mengklaim diri sebagai Tentara Pembebasan Rakyat Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu menyerang rombongan polisi yang baru saja mengantar Wakapolda dan Irwasda Polda Papua di Bandara Bilogai. Rombongan polisi ditembaki dari arah perbukitan di seberang Kampung Bilogai.

BACA JUGA: Pendeta Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya Papua

Menurut keterangan Kapolres Intan Jaya, AKBP I Wayan Gunadi, yang dihubungi melalui telepon, insiden penembakan ini terjadi sekira pukul 12.50 WIT saat pesawat hendak terbang ke Timika yang membawa rombongan Wakapolda Papua.

Pesawat yang membawa rombongan Wakapolda Papua baru saja terbang sekira 10 menit dan para polisi hendak kembali ke Polres Intan Jaya saat tiba-tiba mendapat serangan dari gerombolan KKSB. Pasukan Polri dari satuan Brimob Polda Papua yang masih berada di sekitar area Bandara Bilogai langsung bertindak tegas dengan melakukan tembakan balasan ke arah gerombolan KKSB. Kontak senjata itu terjadi sekira 10 menit.

BACA JUGA: Bentuk Tim Investigasi, TNI Buru Pembunuh Pendeta Yeremia di Intan Jaya

Rombongan Wakapolda telah tiba dengan selamat di Timika. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dalam keterangan persnya, Juru Bicara TPNPB OPM, Sebby Sembom mengaku pihaknya bertanggung jawab atas insiden tersebut. Sebby mengatakan bahwa TPNPB OPM akan terus melakukan perlawanan terhadap aparat TNI Polri dan menembaki pesawat yang masuk ke intan jaya jika membawa rombongan TNI Polri.

Situasi keamanan di Intan Jaya saat ini tengah tidak kondusif setelah berulang kali KKSB melakukan aksi penembakan.

Kapolres Intan Jaya mengakui bila saat ini aktivitas masyarakat di distrik sugapa tidak bisa berjalan normal karena warga takut keluar rumah. Satu-satunya fasilitas publik yang masih berjalan hanya Puskesmas Sugapa.

Pada Senin (14/9/2020), dua tukang ojek mengalami luka tembak di lokasi yang sama tapi di waktu yang berdekatan.

Kedua korban bernama Laode Anas (34) yang terkena tembakan di lengan kanan, dan Fatur Rahman (23) yang mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian dahi dan hidung, serta perut menderita luka tembak.

Tiga hari berselang, KKSB kembali beraksi di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa dan menyebabkan gugurnya Serka Sahlan dan seorang warga sipil, Bahdawi.

Di hari yang sama, Pendeta Yeremia Zanambani pun ditemukan tewas tertembak di Hitadipa. Namun, baik dari TNI maupun KKSB saling menuding sebagai pelakunya.

Pada Rabu (23/9/2020), kontak senjata antara KKB dengan aparat keamanan terjadi depan Kantor Bupati Intan Jaya dan Pasar Sugapa.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement