Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perawat Meninggal karena Corona Usai Dirawat 19 Hari

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Senin, 28 September 2020 |06:20 WIB
Perawat Meninggal karena Corona Usai Dirawat 19 Hari
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

SURABAYA – Tenaga medis kembali berduka setelah seorang pewarat Puskesmas meninggal karena virus corona atau Covid-19. Peawat Puskesmas Manding, Sumenep, Jawa Timur itu meninggal usai dirawat 19 hari.

Perawatan tersebut, dilakukan di ruang isolasi khusus RSUD Dokter Soetomo, Surabaya.

Perawat yang meniggal ini diduga terpapar Covid-19 saat memberikan pelayanan kesehatan di puskesmas. Selain itu adanya penyakit penyerta semakin memperparah kondisi almarhumah.

"DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) prihatin dengan terus gugurnya tenaga perawat khususnya di Jatim," jelas Prof Nursalam selaku Ketua DPW PPNI Jatim.

Baca Juga : Imbas Dangdutan Wakil Ketua DPRD Tegal, Pedagang Kecil Kini Susah Jualan

PPNI, kata dia, mendesak pemerintah untuk melakukan pemeriksaan kesehatans secara berkala kepada perawat untuk dapat mengetahui kondisi terkini para parawat.

Dengan meninggalnya almarhumah, maka jumlah perawat di Jatim yang meninggal akibat Covid-19 menjadi 28 orang. Di antaranya sepuluh perawat dari Kota Surabaya, tiga dari Sidoarjo, Tuban dan Sumenep serta Bojonegoro masing-masing dua orang.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement