JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan serta memastikan pelayanan publik di Papua tetap berjalan setelah terjadinya insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta aparat keamanan melakukan penyelidikan dan penanganan secara menyeluruh terhadap kasus tersebut. Langkah ini tidak hanya sebagai upaya penegakan hukum, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap masyarakat di wilayah pedalaman yang masih bergantung pada akses transportasi udara.
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot PT AMA, Nicholas F. Goselin, dalam peristiwa tersebut. Ia pun mengecam karena tindakan kekerasan terhadap penerbangan sipil merupakan hal yang tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pilot PT AMA, Nicholas F. Goselin. Saya juga mengecam keras tindakan pembakaran pesawat ini dan meminta aparat mengusut tuntas serta menangkap para pelakunya," ujarnya, dikutip Sabtu (8/7/2026).
Selain mendorong proses hukum terhadap pelaku, Wamendagri juga meminta pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan aparat keamanan guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Menurutnya, kehadiran pemerintah diperlukan agar masyarakat Papua tetap mendapatkan pelayanan dasar tanpa terganggu oleh persoalan keamanan.