Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Uji Swab di Sumut Meningkat 600 Persen

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Senin, 28 September 2020 |19:48 WIB
Uji Swab di Sumut Meningkat 600 Persen
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
A
A
A

MEDAN – Kapasitas pengujian sampel swab di Sumatera Utara meningkat sangat signifikan dalam sepekan terakhir. Tercatat jumlah sampel yang berhasil diperiksa naik 600 persen dari periode sebelumnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Whiko Irwan, menyatakan peningkatan kapasitas pengujian sampel ini merupakan bagian dari upaya mereka memutus penyebaran Covid-19. Selain itu sosialisasi dan penegakan protokol kesehatan juga terus dilakukan.

Dalam sepekan terakhir, GTPP Covid-19 Sumut berhasil menguji 18.775 sampel atau 2.682 uji sampel per hari. Jumlah ini meningkat sekitar 10.000 sampel dibanding beberapa minggu sebelumnya. Bahkan pada tahap II di bulan Juli 2020, hanya mampu memeriksa sekitar 3.000 sampel.

“Kurang lebih kenaikan 10.000 spesimen per minggu, bahkan 1 minggu terakhir GTPP Covid-19 melaksanakan pemeriksaan 18.775 spesimen swab PCR. Dari hasil pemeriksaan swab PCR massif ini dideteksi angka Covid-19 yang relatif meningkat,” kata Whiko, Senin (28/9/2020).

Dari peningkatan pemeriksaan spesimen swab PCR ditemukan adanya peningkatan kesembuhan 4,08 poin dari 60,09% minggu lalu menjadi 64,17%. Begitu juga dengan kematian yang menurun 0,7 poin, dari 4,26% menjadi 4,19% per 27 September 2020.

“Angka Covid-19 relatif meningkat, namun kita tidak perlu berkecil hati karena penderita yang sembuh juga relatif lebih banyak, demikian juga dengan angka kematian yang menurun,” tambah Whiko.

Selain itu, Whiko juga mengingatkan kepada masyarakat terutama pemilik usaha untuk menerapkan protokol kesehatan. Pelanggar protokol kesehatan akan mendapatkan sanksi teguran sampai denda dan pencabutan ijin usaha.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement