"Kami orang muda Desa Nita meminta masalah kades ini segera ditindaklanjuti. Apalah artinya desa Nita juara jika masalah ini terjadi. Ada 2 lembaga besar BPD dan Lembaga Adat, kami sangat menghargai untuk menyelesaikan," ungkap Soni Padeng.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan keluarga korban, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan lembaga adat Desa Nita masih menggelar rapat bersama BPD Desa Nita.
Ratusan warga Desa Nita yang hadir di Kantor Desa Nita juga menandatangi surat yang menuntut pengunduran diri sang kepala desa. Warga menyegel ruangan kepala desa Nita, ABL namun dicegah oleh polisi Polsek Nita.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.