Kota Sorong Membara, 4 Rumah Dibakar Massa Terkait Kasus Pembunuhan

Chanry Andrew S, iNews · Senin 05 Oktober 2020 21:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 05 519 2288884 kota-sorong-membara-4-rumah-dibakar-massa-terkait-kasus-pembunuhan-qQcos5P9tu.jpg Massa bakar rumah warga di Kota Sorong, Papua Barat (Foto: Chanry Andrew S)

SORONG – Dua orang dikeroyok di Kota Sorong, Papua Barat oleh sekelompok pemuda yang diduga mabuk pada Senin (5/10/2020) dini hari. Satu di antaranya, yang diketahui bernama Robert Maturbongs tewas, sedangkan satu korban lainnya, Erik Maturbongs, kritis.

Buntut dari pengeroyokan tersebut, puluhan orang yang merupakan kerabat dari korban mengamuk serta merusak dan membakar sejumlah rumah warga di Jalan Tanjung Seget dan Jalan Pendidikan Km 8, Kota Sorong, Papua Barat, siang tadi.

Dari informasi yang didapatkan, kasus pengeroyokan terhadap korban, terjadi di Jalan Sungai Remu km 8, selain menewaskan Robert, juga membuat Erik yang merupakan kerabat mengalami luka serius di bagian wajah serta kepala. Saat ini, masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca Juga:  Kronologi Pembunuhan Ibu dan Anak di Pontianak, Pelaku Ketuk Pintu Dini Hari

Dari peristiwa ini, puluhan kerabat korban yang tidak terima atas tindakan pengeroyokan yang menyebabkan satu kerabat mereka meninggal dunia dan satu lainnya luka-luka. Untuk melampiaskan kekecewaan dan kemarahan, mereka membakar 4 rumah warga, yang diduga merupakan tempat tinggal dari para terduga pelaku pembunuhan.

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan menjelaskan pembakaran rumah ini merupakan buntut dari kejadian pengeroyokan yang terjadi pada Senin sekitar pukul 02.00 WIT di Jalan Sungai Remu km 8.

"Ada kejadian pengeroyokan, di mana korbannya atas nama Robert Maturbongs dan Erik Maturbongs. Akibat pengeroyokan itu, kedua korban malam itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit. Pihak keluarga korban sudah membuat laporan ke polisi dan laporan tersebut sudah kita tindaklanjuti dengan bergerak mencari para pelaku pengeroyokan," Jelas AKBP Ary Nyoto Setiawan kepada wartawan di Sorong, Senin sore.

Lebih lanjut Ary mengatakan, dalam peristiwa pengeroyokan itu, pihaknya sudah mengantongi identitas dari para terduga pelaku pengeroyokan dan sedang dalam pengejaran petugas kepolisian. "Begitu korban Robert Maturbong dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.00 WIT, kami langsung menerima informasi bahwa sudah ada beberapa rumah warga yang dibakar. Ini aksi spontanitas dari masyarakat atau keluarga korban, yang melakukan perusakan beberapa rumah warga," ungkap Ary.

Dijelaskannya, 4 unit rumah warga yang dibakar berada di 2 lokasi. Hingga saat ini, menurut Ary, pihaknya belum mengidentifikasi dan belum bisa memastikan siapa pelaku pembakaran 4 rumah warga tersebut. Ary meminta kepada warga masyarakat untuk tidak melakukan aksi-aksi yang dapat memperkeruh suasana. Di mana, dirinya berharap agar masyarakat dapat mempercayakan kasus ini kepada pihak Kepolisian.

"Saya minta masyarakat jangan lagi melakukan gerakan-gerakan yang dapat memperkeruh suasana. Percaya kepada kita, karena saya sudah perintahkan jajaran untuk segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku pengeroyokan. Diduga pelaku pengeroyokan lebih dari dua orang, identitas mereka sudah kami kantongi, nanti akan dikembangkan," tegasnya.

Baca Juga:  Berawal dari Kiriman Video Asusila, Suami Bunuh Istri dan Anak

Ditegaskan Ary, pihak kepolisian berupaya secepatnya mengamankan dan menangkap pelaku. "Dari pihak keluarga juga memberikan waktu kepada kami 2 x 24 jam, agar bisa segera menangkap pelaku. Kita juga sudah lokalisir, agar kejadian ini tidak meluas. Kita sudah dekati pihak keluarga, untuk tidak melakukan aksi apapun yang dapat merugikan orang lain," pungkasnya.

Sementara itu, terkait masih maraknya aksi kejahatan di kota Sorong Papua Barat, salah satu tokoh masyarakat Papua, Alberth Indey di kota Sorong, meminta Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis untuk dapat mengevaluasi kinerja jajaran Kepolisian Polres Sorong kota, dimana menurut Alberth, dibutuhkan seorang kapolres di kota Sorong yang mempunyai sikap tegas dan humanis.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini