198 Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Sebidang Kereta Api

Taufik Budi, Okezone · Selasa 06 Oktober 2020 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 512 2289504 198-kecelakaan-terjadi-di-perlintasan-sebidang-kereta-api-kLwM7jqU5E.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

SEMARANG - Angka kecelakaan yang melibatkan moda transportasi kereta api masih cukup tinggi. Belum genap setahun, tercatat 36 kasus kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api wilayah Daop 4 Semarang.

"KAI mencatat, sejak Januari hingga awal Oktober 2020, terdapat 198 kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api, dan khusus di Daop 4 Semarang sudah terjadi 36 kasus kecelakaan," kata Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, Selasa (6/10/2020).

Dia menambahkan, kecelakaan lalu lintas itu di antaranya akibat perilaku pengguna jalan yang tak mematuhi aturan. Selain kerugian materi, kecelakaan juga mengakibatkan korban meregang nyawa.

"Hal tersebut dapat dihindari jika seluruh pengguna jalan mematuhi seluruh rambu-rambu yang ada, dan berhati-hati saat akan melalui perlintasan sebidang kereta api," terangnya.

"Diharapkan masyarakat pengguna jalan benar-benar mematuhi aturan di perlintasan sebidang ini. Tujuannya agar keselamatan perjalanan pengguna jalan dan kereta api dapat tercipta," tutur dia.

Menurutnya, UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angutan Jalan (LLAJ) menyebutkan pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu lalu lintas akan dikenakan sanksi tegas. Pasal 296 menyatakan pengendara bermotor pada perlintasan antara kereta api dan jalan yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750.000.

Baca Juga : Polisi Gagalkan Peredaran 100 Kg Ganja, 4 Pelaku Ditangkap

"Maka dari itu, ketika sudah ada tanda-tanda mendekati perlintasan sebidang KA, setiap pengguna jalan diharuskan untuk mengurangi kecepatan dan berhenti," ujarnya.

"Dengan melihat arah kanan-kiri untuk memastikan tidak ada kereta yang akan melintas. Jika ada kereta yang akan melintas, maka pengendara wajib mendahulukan perjalanan kereta api," kata dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini