Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demo Tolak UU Ciptaker Berakhir Ricuh di Bekasi, 2 Mahasiswa Terluka

Abdullah M Surjaya , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2020 |16:40 WIB
 Demo Tolak UU Ciptaker Berakhir Ricuh di Bekasi, 2 Mahasiswa Terluka
Dua mahasiswa terkapar saat bentrok dengan polisi di Bekasi (foto: Screenshoot video)
A
A
A

BEKASI - Aksi demonstrasi ratusan mahasiswa di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, diwarnai kericuhan.

Para mahasiswa yang mayoritas berasal dari Universitas Pelita Bangsa ini bentrok dengan personel kepolisian, yang mencoba menghalau aksi dari ratusan mahasiswa yang tergabung dalam beberapa organisasi tersebut.

Sebelum bentrokan itu, ratusan mahasiswa itu diawali dengan aksi long march dari kampus di Jalan Kalimalang dengan berjalan kali, dan menggunakan kendaraan roda dua. Kemudian mereka bergerak menuju kawasan industri Jababeka II.

 Baca juga: Aksi Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa dan Polisi di Bekasi Bentrok 

Mahasiswa berupaya menuju sejumlah pabrik untuk berorasi terkait penolakannya terhadap UU Cipta Kerja yang sudah disahkan DPRD beberapa waktu lalu. Namun di depan kawasan Jababeka I, para mahasiswa itu dihadang barisan Sabhara Kepolisian Resor Metro Bekasi.

Aksi saling dorong sempat terjadi di titik ini. Tetapi kondisi memanas ini berhasil diredam setelah Kapolres Bekasi Kombes Hendra Gunawan bernegosiasi dengan mahasiswa. Dalam negosiasi itu, polisi membolehkan mahasiswa masuk untuk mengitari kawasan.

 Baca juga: Polisi Cegat Konvoi Buruh Tolak UU Ciptaker di Perbatasan Tangerang-Jakarta

Dengan catatan, long march mahasiswa tidak memakan seluruh badan jalan sehingga masih dapat dilalui kendaraan. Beberapa ratus meter memasuki kawasan, ratusan mahasiswa kembali dihadang barikade anggota Brimob. Hadangan ini membuat kondisi memanas karena sebelumnya mahasiswa dibolehkan masuk mengitari kawasan.

”Katanya boleh masuk tapi ini ditutup lagi,” kata seorang mahasiswa.

 

Situasi memanas pun tidak terhindarkan. Mahasiswa dan polisi terlibat aksi bentrok. Bahkan terpantau dua mahasiswa mengalami luka pada bagian kepala yang langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.

Kondisi memanas ini akhirnya bisa diredam. Mahasiswa kembali bernegosiasi yang akhirnya mereka membubarkan diri.

Untuk diketahui, ini menjadi demo lanjutan terkait penolakan pengesahan Undang-undang Cipta Kerja. Selain para mahasiswa, aksi penolakan pun dilancarkan ribuan buruh dengan menggelar mogok kerja.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa diminta keterangan terkait bentrokan tersebut. Hanya saja dilokasi bentrokan sudah terlihat tidak ada lagi mahasiswa yang berada ditempat.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement