Taylor Swift Umumkan Dukung Joe Biden dalam Pilpres 2020

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 08 Oktober 2020 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 18 2290388 taylor-swift-umumkan-dukung-joe-biden-dalam-pilpres-2020-qgSEr3nW3w.jpg Taylor Swift. (Foto: Instagram)

MUSISI pop populer Amerika Serikat (AS), Taylor Swift mengumumkan akan memberikan suara untuk calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden dalam pemilihan November mendatang. Dukungan itu disampaikan Swift dalam edisi baru Majalah V yang dirilis pada Rabu (7/10/2020).

"Perubahan yang paling kami butuhkan adalah memilih presiden yang mengakui bahwa orang kulit berwarna pantas merasa aman dan terwakili, bahwa wanita berhak untuk memilih apa yang terjadi pada tubuh mereka, dan bahwa komunitas LGBTQIA + pantas untuk diakui dan diikutsertakan," kata Swift kepada majalah itu sebagaimana dilansir CNN.

BACA JUGA: Jajak Pendapat Pascadebat CNN, 62% Pengamat Sebut Biden Menang Atas Trump

"Setiap orang berhak mendapatkan pemerintahan yang menangani risiko kesehatan global dengan serius dan mengutamakan kehidupan rakyatnya. Satu-satunya cara agar kita dapat mulai memperbaiki keadaan adalah dengan memilih pemimpin yang bersedia menghadapi masalah ini dan menemukan cara untuk mengatasinya."

Dia menambahkan bahwa dia percaya bahwa di bawah Biden dan Kamala Harris, "Amerika memiliki kesempatan untuk memulai proses penyembuhan yang sangat dibutuhkannya."

Di media sosial, Swift membagikan sampul majalah tersebut dan bercanda, "Sangat tepat sampai keluar pada malam debat Wakil Presiden. Akan menonton dan mendukung @KamalaHarris dengan sering meneriaki TV."

BACA JUGA: Kanye West Ungkap Alasan Interupsi Pidato Taylor Swift di 2009

Hingga 2018, mega bintang musik itu cenderung bungkam mengenai pandangan politiknya. Namun, sikap itu berubah menjelang pemilihan sela saat Swift mendukung dua kandidat Demokrat yang mencalonkan diri di Negara Bagian Tennessee.

Swift mengatakan pada saat itu dia "enggan" untuk menyuarakan pendapat politiknya di masa lalu, tetapi "karena beberapa peristiwa dalam hidup saya dan di dunia dalam dua tahun terakhir, saya merasa sangat berbeda tentang itu sekarang."

Sejak itu dia mengkritik Presiden Donald Trump dan mendorong kaum muda untuk memanfaatkan pemungutan suara lebih awal.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini