57 Santri di Tasikmalaya Dinyatakan Sembuh Covid-19

Asep Juhariyono, iNews · Rabu 14 Oktober 2020 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 525 2293700 57-santri-di-tasikmalaya-dinyatakan-sembuh-covid-19-Ipei6r4rEq.jpg 57 santri di Tasikmalaya dinyatakan sembuh Covid-19 (Foto : iNews)

TASIKMALAYA – Sebanyak 57 santri yang terpapar Covid-19 dari klaster pondok pesantren dipulangkan yang menjalani karantina di rumah susun sewa (rusunawa) Universitas Negeri Siliwangi (Unsil), Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, dipulangkan, Rabu (14/10/2020). Mereka sudah dinyatakan sembuh dari virus corona berdsar hasil swb tes kedua.

Di antara dari mereka, ada yang dijemput pihak pesantren dan keluarganya untuk langsung dibawa pulang ke rumah masing-masing. Saat ini, tinggal tersisa 20 santri yang masih menjalani isolasi di gedung rusunawa tersebut.

Suasana bahagia dan haru mewarnai kepulangan 57 santri tersebut saat dijemput oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya dari tempat karantina Rusunawa Unsil. Apalagi mereka dijemput langsung oleh orang tua dan pengasuh pondok pesantren.

Tim Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya melakukan serah terima dengan pimpinan pondok pesantren untuk membolehkan santrinya pulang karena sudah tidak ada sisa virus di dalam tubuh mereka.

Baca Juga : Tak Pakai Masker, Pengendara dan Penumpang Mobil Pribadi Bakal Didenda Rp250 Ribu

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Titie Purwaningsari mengatakan, para santri yang dijemput pihak pesantren sebanyak 26 orang dengan menggunakan dua kendaraan.

"Sedangkan 31 orang santri lainnya langsung dijemput pihak keluarga untuk dibawa pulang ke rumahnya masing-masing," kata Titie.

Saat ini, ujar Titie, tersisa 20 orang santri yang masih menjalani isolasi di Gedung Rusunawa Unsil. Semua pasien kondisinya sudah sehat dan akan secepatnya dipulangkan jika hasil swab dinyatakan negatif.

Titie juga mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk dari pihak pesantren dan kepolisian wilayah Kecamatan Tamansari yang sangat membantu dalam proses penyembuhan para pasien selama dilakukan karantina.

"Mereka yang pulang sudah bisa beraktivitas dan bergaul dengan yang lainnya. Namun mereka tetap harus memakai masker karena tidak menutup kemungkinan masih bisa tertular lagi meski saat ini kondisinya sudah dinyatakan negatif Covid-19," ujarnya.

Selain itu, semua santri selalu menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker dalam setiap aktivitas di luar rumah, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan menjaga jarak.

Sebelumnya diberitakan, hasil swab yang dilakukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, terdapat sekitar 78 orang dari klaster pesantren positif terpapar virus corona.

Lantaran ruangan isolasi di rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta, penuh, Pemkot Tasikmalaya menggunakan gedung rusunawa milik Unsil di Kecamatan Tamansari jadi tempat isolasi. Para santri dijemput menggunakan puluhan ambulans milik puskemas dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini