Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ada 2 Kelompok Massa Demo UU Cipta Kerja, tapi Tak Mau Bergabung

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2020 |15:43 WIB
Ada 2 Kelompok Massa Demo UU Cipta Kerja, tapi Tak Mau Bergabung
Demo UU Cipta Kerja kembali dilakukan di kawasan Patung Kuda (Foto : Okezone.com/Harits)
A
A
A

JAKARTA - Terdapat dua kelompok massa yang menggelar aksi Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020). Kedua massa itu terdiri dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI).

Namun mereka tidak mau bergabung dalam berunjuk rasa, di mana BEM SI di depan Patung Kuda dan SRMI berada di silang Monas Barat.

"Kami apresiasi mahasiswa dari BEM SI yang turun aksi yang kami lihat dan ada aliansi miskin di sisi barat daya. Mereka tidak akan kami gabungkan dan mereka tidak mau digabung," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020).

Heru mengatakan, pihaknya akan tetap mengawal dua kelompok massa yang tengah berunjuk rasa. Apalagi kedua kelompok itu sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak polisi. "Prinsipnya kami polisi akan kawal karena mereka sudah menyurat akan ada aksi dan kami terima," kata Heru.

Baca Juga : Polisi: Pelajar Jangan Mau Dimanfaatkan Berbuat Rusuh saat Demo

Di sisi lain, menurut Heru massa aksi hanya dibatasi hingga Gedung Sapta Pesona yang berada di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Ia pun berharap aksi demonstrasi hari ini tak berakhir ricuh.

“Dan saat ini kondisi batas aksi hanya sampai Sapta Pesona saja. Kami nego mereka laksanakan aksi di Sapta Pesona saja.Mudah-mudahan tidak ada yang bergabung dan buat suasana rusuh," ujarnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement