
Doni mengatakan saat ini banyak pimpinan daerah yang melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk mengantisipasi potensi terjadinya bencana di suatu daerah. “Dan dalam beberapa tahun terakhir BNPB telah melihat adanya sejumlah hal positif, yang dilakukan oleh banyak pimpinan di daerah, dengan melibatkan begitu banyak komponen ketika ada informasi curah hujan yang tinggi. Mengingatkan masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai untuk mengikuti informasi dari hulu,” ujarnya.
Baca juga: Ancaman La Nina, BMKG: Waspada Banjir, Longsor dan Angin Kencang
Dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat tersebut, informasi mengenai potensi bencana di suatu daerah akan diikuti dan menjadi kewaspadaan. Hal it meminimalkan potensi korban jiwa saat terjadi bencana. “Nah, teman-teman atau masakan memberikan laporan dan itu akan diikuti dengan evakuasi. Ketika prosedur ini dilakukan, ketika banjir banjir bandang tiba, maka masyarakat akan selamat,” kata Doni.
“Demikian juga peringatan yang disampaikan oleh BPBD kepada daerah-daerah atau pemukiman yang berada di lereng-lereng bukit atau lereng gunung, yang mana kemiringannya lebih dari 30 derajat untuk kita evaluasikan sementara, ketika terjadi longsor maka rumah mereka mungkin akan tertimbun tetapi manusianya akan bisa selamat,” jelas Doni.
(Qur'anul Hidayat)