"Bukanya tidak berempati dengan situasi yang ada, tapi kalau dilihat berkaitan dengan penanganan itu kan risikonya sangat tinggi," ucap dia.
Meski begitu, aksi demo yang belakangan ini terjadi, lanjut Dezi, tidak menutup kemungkinan risiko penularan virus corona sangat tinggi, sehingga kemungkinan ada yang terkonfirmasi virus corona.
"Yang namanya demo kan tidak jauh sama kerumunan sudah pasti (risiko sangat tinggi), makanya kita Kota Bekasi berharap pihak-pihak terkait terutama pengambil keputusan dapat cepat meredam situasi ini, apapun keputusannya itu, sehingga dapat mengurangi angka berkerumunnya dan risiko-risiko terhadap penyebaran berkurang," kata dia.
Diketahui, belakangan ini buruh dan mahasiswa di sejumlah daerah termasuk Kota Bekasi gencar melakukan aksi menolak pengesahan Undang-undang Cipta Kerja.
Aksi itu pun terus bergulir seperti yang terjadi pada Selasa 20 Oktober 2020. Buruh dan mahasiswa kembali menggelar aksi dengan tuntutan Presiden Joko Widodo agar mengeluarkan Perpu atas pengesahan UU Cipta Kerja.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.