JAKARTA - Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Bernad Oktavianus memprediksi lonjakan penumpang bus terjadi pada Rabu 28 Oktober 2020 mendatang. Pasalnya, pada hari itu bertepatan dengan dimulainya libur panjang.
"Perkiraan kami minggu depan baru terjadi lonjakan penumpang, karena bertepatan dengan hari libur pada 28 Oktober 2020," ujar Bernad saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (23/10/2020).
Baca Juga: 11.742 Orang Terciduk Tidak Memakai Masker pada PSBB Transisi
Bernad menambahkan, aktivitas terkini di Terminal Terpadu Pulo Gebang masih dalam kondisi normal dan belum terjadi lonjakan keberangkatan penumpang. "Sampai sore hari ini, jumlah keberangkatan penumpang berkisar di angka 474 dengan total 91 bus. Hari ini masih normal belum ada peningkatan," ujarnya.
Lebih lanjut, Bernad menuturkan, dalam mengantisipasi lonjakan penumpang pihaknya memberikan pengetatan terkait penerapan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya klaster Covid-19 di Terminal Terpadu Pulo Gebang.
"Kita juga mewajibkan jasa bus dan penumpang menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Selain itu, penumpang juga harus melampirkan surat keterangan dari dokter yang menyebutkan bebas dari gejala Covid-19, seperti batuk, demam, dan pilek," tuturnya.
Baca Juga: Epidemiolog UI: PSBB dengan Terapkan 3M Terbukti Turunkan Kasus Covid-19
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.