Cairan Hitam Diduga Minyak Mentah Cemari Pantai Indramayu

Fathnur Rohman, Okezone · Sabtu 24 Oktober 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 525 2298745 cairan-hitam-diduga-minyak-mentah-cemari-pantai-indramayu-DRRIfrurJC.JPG Tetesan cairan hitam di Pantai Indramayu (Foto: Okezone/Fathnur)

INDRAMAYU - Sejumlah cairan diduga tetesan atau tumpahan minyak mentah (crude oil) ditemukan di sekitar pantai Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Imbasnya, banyak warga yang mengeluh karena cairan kental berwarna hitam itu dianggap mencemari lingkungan.

Cairan hitam ini paling banyak ditemukan di sekitar bibir Pantai Karangsong dan Pantai Balongan Kabupaten Indramayu. Bahkan, cairan tersebut ditemukan juga di tambak-tambak milik warga.

"Ya keluhan dari masyarakat tercemarnya air, ada beberapa jaring yang kemarin terkena (ceceran cairan diduga crude oil), ada beberapa tambak dan mangrove yang terkena," kata Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Indramayu, Lutfi Alharomain, Jumat (23/10/2020).

Menurut Lutfi, untuk ceceran minyak yang berada di bibir Pantai Karangsong sudah dibersihkan oleh PT Pertamina (persero). Sampai saat ini belum bisa dipastikan ceceran minyak itu berasal dari mana. Apakah dari pipa milik Pertamina atau dari perahu milik nelayan.

Lutfi mengaku, DLH Kabupaten Indramayu sudah berkoordinasi dengan Pertamina. Bahkan, pihaknya juga telah mengambil sampel cairan yang diduga sebagai tumpahan minyak mentah itu, untuk diuji di laboratorium.

"Sampel sudah kita ambil. Pertamina RU-VI juga sudah ngambil. Kita tunggu hasilnya," ujar Lutfi.

Sementara itu, Unit Manager Comrel and CSR PT Pertamina (Persero) RU-VI Balongan, Cecep Supriyatna menjelaskan, hingga saat ini belum ditemukan pipa minyak milik Pertamina RU-VI yang mengalami kebocoran. Kendati demikian, pihaknya telah membersihkan ceceran cairan tersebut di Pantai Karangsong.

"Laporan kemarin ada satu titik di Karangsong, ada juga di Desa Tambak cecerannya. Kemarin juga tidak ada loading. Tidak ada kapal tanker yang bongkar. Kami telah melakukan pembersihan," ujarnya.

Dia menambahkan, kemarin DLH Kabupaten Indramayu bersama dengan petugas dari Pertamina RU-VI telah memeriksa fasilitas bongkar muat minyak mentah milik Pertamina RU-VI Balongan.

Dari pemeriksaan itu, kata dia, tidak ditemukan kebocoran pipa minyak baik di Singel Point Mooring (SPM) dan sekitarnya. Selain itu, perairan sekitar SPM juga dalam kondisi baik.

"Kita belum memastikan minyak ini dari Pertamina mana. Jenis minyaknya harus dilihat apakah jenis crude atau mfo. Sekarang masih uji lab," ucap dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini