Tragis! Ayahnya Tewas Terseret Banjir Bandang, Bocah Ini Tertinggal di Hutan

Norman Syah, iNews · Selasa 27 Oktober 2020 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 340 2300236 tragis-ayahnya-tewas-terseret-banjir-bandang-bocah-ini-tertinggal-di-hutan-ZtW25F3jTH.jpg Foto: iNews

KOTAWARINGIN TIMUR - Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun ditemukan warga sendirian berada di tengah hutan. Kondisi bocah malang tersebut sungguh sangat memprihatinkan lantaran sudah satu malam berada di hutan dan tidak mengetahui ayahnya tewas terseret banjir yang sebelumnya bermaksud memeriksa jalan yang akan mereka lewati akibat tergenang air.

(Baca juga: Perwiranya Dibegal, Korps Marinir: Pelaku Harus Bertanggungjawab!)

Bocah yang diketahui bernama Jovita Julio Kollo (8), saat ini tengah menjalani perawatan di klinik kesehatan sebuah perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Desa Santilik, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Jovita dtemukan warga hanya seorang diri duduk ditepi sebuah jalan yang berada di tengah perkebunan kelapa sawit dalam kondisi tubuh basah kuyub.

Kepada warga yang menemukannya, Jovito mengaku sudah semalaman berada ditempat itu, dan berharap ada warga yang lewat untuk meminta tolong mencarikan ayahnya yang hilang akibat terseret banjir.

Saat kejadian, ia bersama ayahnya yang bernama Sami Amekan (30) sedang mengendarai sepeda motor. Namun saat hendak melintas di lokasi, badan jalannya tengah dilanda banjir.

Ayahnya kemudian turun dari motor dan berniat mengecek kedalaman banjir, namun nahas, tiba-tiba korban terjatuh dan langsung terseret derasnya arus banjir saat itu. Setelah dilakukan pencarian oleh warga, ayah bocah malang tersebut ditemukan sekitar kurang lebih 20 meter dari tempatnya terjatuh dan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Mentaya Hulu, Iptu Roni Paslah mengatakan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan setelah dilakukan visum dan jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga. “Sedangkan bocah tersebut untuk sementara dititipkan ke pihak kerabat korban,”tandasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini