Libur Panjang, Ridwan Kamil Sebar Edaran dan Pantau 8 Daerah di Jabar

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Rabu 28 Oktober 2020 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 525 2300729 libur-panjang-ridwan-kamil-sebar-se-dan-pantau-8-daerah-di-jabar-rLY2DpfiSy.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto: Okezone)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengirimkan Surat Edaran (SE) kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota terkait upaya pencegahan Covid-19 pada libur dan cuti bersama tahun 2020.

Dalam SE Nomor: 850/172/Hukham itu, setiap kepala darah di Jabar diimbau meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk pendatang, agar libur dan cuti bersama tidak menjadi medium penularan Covid-19.

"Kepala daerah diimbau meningkatkan kesadaran masyarakat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi masyarakat sekitar dan masyarakat luar daerah yang berkunjung ke kabupaten/kota di Jabar," tegas Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah Provinsi Jabar, Daud Achmad, Rabu (28/10/2020).

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Diminta Perketat Mobilisasi saat Libur Panjang

Menurut Daud, dalam SE tersebut, Ridwan Kamil juga mengimbau masyarakat menahan diri berpergian ke luar daerah dan menghabiskan waktu libur disarankan di rumah bersama keluarga.

Selain itu, masyarakat pun diimbau melakukan tes Covid-19, baik rapid test maupun swab test dengan metode polymerase chain reaction (PCR) saat akan pergi ke luar daerah menggunakan moda transportasi umum.

"Bupati dan wali kota se-Jabar harus memastikan destinasi wisata, tempat hiburan, tempat kuliner, pasar, stasiun, dan terminal atau bandara menerapkan protokol kesehatan, termasuk masyarakat, pengunjung, dan pengelola," jelas Daud.

Tidak hanya itu, Ridwan Kamil juga meminta setiap kepala daerah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW atau kegiatan seni budaya dan tradisi non-keagamaan.

"Mitigasi dan persiapan sudah kami siapkan. Tapi, kembali lagi, kedisiplinan masyarakat mematuhi imbauan dan menerapkan protokol kesehatan adalah tameng terkuat mencegah penularan Covid-19, terutama saat libur panjang ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jabar M Ade Afriandi mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan ketat lewat patroli monitoring protokol kesehatan dalam rangka pembinaan dan pengawasan pencegahan Covid-19.

Baca Juga:  Libur Panjang, Epidemiolog Soroti Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Ada delapan daerah yang menjadi perhatian Satpol PP Jabar, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Karawang, Subang, Garut, Bandung, Bandung Barat, Cianjur, dan Sukabumi.

"Ke delapan daerah tersebut memiliki destinasi wisata yang menarik, sehingga saat libur panjang tiba berpotensi terjadi kerumunan di destinasi-destinasi wisatanya," kata Ade.

Penguatan koordinasi pun dilakukan Satpol PP Jabar dengan Satpol PP kabupaten/kota. Nantinya, kata Ade, Satpol PP Jabar dan kabupaten/kota akan mengawasi pengunjung dan melaksanakan rapid test secara acak.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP kabupaten/kota. Ini kami lakukan, agar patroli monitoring protokol kesehatan di destinasi wisata berjalan optimal," tegasnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar mengatakan, pengamanan di destinasi wisata akan ditingkatkan.

Kemudian, pihaknya akan meningkatan pengamanan di pintu keluar-masuk Jabar, seperti jalan tol. Pengetesan Covid-19 dengan rapid test akan digelar secara acak dan mereka yang kedapatan reaktif akan menjalani swab test.

"Jadi, jangan kaget nanti akan diberhentikan secara baik-baik dan sopan oleh kami dan kepolisian untuk dites," katanya, Senin 26 Oktober 2020.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini