Setelah Kartun Nabi Muhammad, Giliran Charlie Hebdo Tampilkan Erdogan Cabul

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 29 Oktober 2020 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 18 2301067 setelah-kartun-nabi-muhammad-giliran-charlie-hebdo-tampilkan-erdogan-cabul-qjsZK7FTua.jpg Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (foto:Ist)

ANKARA - Tampilan majalah Satire Prancis, Charlie Hebdo yang menampilkan karikatur Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai perilaku cabul mendapat kecaman dari pemerintah dan masyarakat Turki. Mereka pun melakukan gugatan pidana terhadap majalah tersebut.

Mengutip kantor berita Anadolu, Kamis (29/10/2020), selain gugatan pidana diajukan pengacara presiden, kepala jaksa penuntut umum di Ankara juga meluncurkan penyelidikan terhadap eksekutif Charlie Hebdo.

Penyelidikan dan gugatan tersebut sah di bawah hukum dan yurisdiksi Turki karena penghinaan itu terhadap presiden.

Erdogan sendiri mengaku belum melihat sampul majalah yang menghina dirinya meski dia sudah diberitahu.

"Saya tidak perlu mengatakan apa pun kepada bajingan yang menghina Nabi tercinta saya dalam skala seperti itu," kata Erdogan.

"Kesedihan dan amarah saya bukan karena serangan menjijikkan terhadap saya, tetapi karena media yang sama adalah sumber ketidakpedulian terhadap Nabi tercinta yang sangat kami sayangi," ujarnya kepada para anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa.

Sampul majalah itu menampilkan karikatur Erdogan dengan kaus putih dan pakaian dalam, duduk di kursi memegang sekaleng bir dan mengangkat gaun wanita berhijab untuk memperlihatkan bagian belakang telanjangnya.

"Ooh, nabi!" kata balon bicara dalam karikatur tersebut. Sedangkan judulnya tertulis;" Erdogan; secara pribadi, dia sangat lucu."

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini