408 Wisatawan Reaktif Covid-19 Hasil Rapid Test di Jabar Selama Libur Panjang

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Senin 02 November 2020 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 525 2303004 408-wisatawan-reaktif-covid-19-hasil-rapid-test-di-jabar-selama-libur-panjang-nh3Q7D7aA9.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Bandung, Senin (2/11/2020). (Foto : Sindonews/Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan, sebanyak 408 wisatawan dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test Covid-19 yang digelar secara acak di Provinsi Jabar selama libur panjang.

Hasil tersebut diperoleh dari rapid test acak yang digelar di 14 kabupaten/kota. Rapid test difokuskan di kabupaten/kota yang memiliki destinasi wisata yang kerap banyak dikunjungi wisatawan pada hari libur.

"Total hampir 14.000 (wisatawan) yang dites, yang reaktif 408 wisatawan dan langsung di-swab. Tapi, karena (uji lab) antre, belum ada hasilnya. Asumsi terburuk, sebanyak itu yang positif Covid-19, meski dari pengalaman tidak 100 persen yang positif," ucap Ridwan Kamil dalam konferensi pers yang juga digelar secara virtual dari Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (2/11/2020).

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, berdasarkan hasil kajian epidemiologi selama sepekan terakhir, Kota Bekasi kini berstatus zona merah Covid-19 setelah sebelumnya ditempati Kota Depok.

Meski kini berstatus zona merah, kata Kang Emil, Kota Bekasi menempati peringkat pertama penanganan Covid-19 berdasarkan kapasitas testing, tracing, treatment, kapasitas rumah sakit, pencegahan, hingga tata kelola.

"Skor tertinggi ada di Kota Bekasi, kedua adalah Kota Bogor, ketiga Kota Cimahi, keempat Kota Bandung, dan kelima Kota Cirebon. Saya berharap, daerah lain terus memperbaiki kinerja penanganan Covid-19," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar, Berli Hamdani menyebutkan, sejumlah destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan pada libur panjang pekan lalu adalah kawasan Puncak di Kabupaten Bogor, Pantai Pangandaran, serta Kabupaten Sukabumi dan Cianjur.

Baca Juga : Libur Panjang, Ridwan Kamil Sebar Edaran dan Pantau 8 Daerah di Jabar

Menurutnya, berdasarkan hasil pendataan yang sudah dilakukan, wisatawan yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid tes acak mayoritas berasal dari luar Jabar, terutama wisatawan dari Jakarta.

"Kebanyakan (yang reaktif) dari luar Jabar. Jakarta (mayoritas) sudah pasti ya karena memang paling banyak, terutama (yang berwisata) di daerah Puncak," tuturnya.

Baca Juga : Rapid Test Massal Wisatawan di Puncak Bogor, Total 69 Orang Reaktif Covid-19

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini