WINA – Serangan teror yang dilakukan oleh beberapa pelaku bersenjata di Wina pada Senin (2/11/2020) menyasar enam lokasi yang berbeda di pusat ibu kota Austria itu. Setidaknya satu orang tewas, dan 15 luka-luka dalam serangan tersebut.
Menteri Dalam Negeri Austria, Karl Nehammer mengatakan beberapa pelaku bersenjata berat masih berkeliaran, sementara polisi menutup sebagian besar pusat kota Wina dan memburu mereka. Warga diminta untuk tetap tinggal di dalam rumah.
BACA JUGA: Penembakan di Wina, Mendagri Austria: Serangan Teror yang Nyata!
“Kami telah mengumpulkan beberapa unit pasukan khusus yang sekarang sedang mencari terduga teroris. Oleh karena itu, saya tidak membatasinya di area Wina karena mereka adalah pelaku seluler,” kata Nehammer kepada penyiar ORF sebagaimana dilansir Reuters.
Nehammer mengatakan keenam lokasi dalam serangan itu berada di sekitar jalan yang menampung sinagog pusat.
Pemimpin komunitas Yahudi Oskar Deutsch mengatakan di Twitter tidak jelas apakah sinagog Wina dan kantor yang bersebelahan telah menjadi target dan mengatakan mereka ditutup pada saat itu.
Serangan itu terjadi beberapa jam sebelum dimulainya penguncian sebagian (partial lockdown) yang diberlakukan karena meningkatnya penyebaran virus corona. Restoran, kafe, dan hotel ditutup dan pembatasan pergerakan pada malam hari.