Sleman Tetapkan Darurat Bencana Merapi, Radius 5 Km dari Gunung Dikosongkan

Priyo Setyawan, Koran SI · Kamis 05 November 2020 18:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 510 2304882 sleman-tetapkan-darurat-bencana-merapi-radius-5-km-dari-gunung-dikosongkan-CdcYRMjmHP.jpg Foto: BNPB

SLEMAN - Balai Penyeledikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status aktivitas Gunung Merapi dari level II (waspada) menjadi level III atau Siaga, Kamis (5/11/2020), pukul 12.00 WIB.

Pemkab Sleman langsung melakukan rapat koordinasi lintas sektor membahas langkah yang diambil dengan kenaikan status tersebut di ruang rapat bupati Pemkab Sleman. Rapat dipimpin Sekda Sleman Harda Kiswaya dan kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Joko Supriyanto.

Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan rakor ini sebagai langkah bagaimana memberikan perlindungan kepada masyarakat terdampak bencana erupsi Merapi. Satu di antaranya menetapkan Sleman darurat bencana Merapi.

“Kenapa harus darurat Merapi, selain untuk melindungi masyarakat dengan baik, juga dari sisi pendanaan bisa mengeser APBD,” kata Harda, Kamis (5/11/2020).

Dalam data yang dimiliki Pemkab Sleman, tercatat Pemkab Sleman masih memiliki Rp32 Miliar dana cadangan yang akan digunakan untuk penanganan Merapi sekaligus COVID-19 hingga 31 Desember 2020.

Hal lainnya yaitu dengan menyiapkan sarana dan prasarana. Terutama di masa pandemi ini, ada dua yang menjadi perhatian, pertama bagaimana tidak menjadi klaster baru dan kedua antisipasi dengan adanya darurat merapi ini tidak menimbulkan gangguan kesehatan di masyarakat. Sehingga ini yang perlu di antisipasi.

“Selain itu, jaringan internet di tiap balai kalurahan sudah siap. Wifi internet di pengungsian, akan ditambah kualitasnya bila anak-anak pengungsi ada yang mengikuti sekolah daring,” paparnya.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto menambahkan sebagai langkah untuk penanganan erupsi Merapi ini, pemkab sudah memiliki rekontijensi bencana Merapi. Di dalamnya sudah mengatur langkah apa yang dilakukan saat bencana erupsi. Seperti barak untuk pengungsi dan sarapa prasana apa saja yang harus dipersiapkan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini