WASHINGTON DC – Donald Trump kembali mengulangi tudingan adanya kecurangan dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS 2020), mengklaim bahwa dia adalah pemenang dalam penghitungan surat suara yang sah. Tudingan tanpa bukti itu kembali disampaikan Trump dalam pernyataan di ruang rapat Gedung Putih.
"Jika Anda menghitung suara sah, saya dengan mudah menang," kata Trump sebagaimana dilansir CNN. "Jika Anda menghitung suara ilegal, mereka dapat mencoba mencuri pemilu dari kita."
BACA JUGA: Penghitungan Surat Suara di Pilpres AS Belum Selesai
Pernyataan Trump itu muncul di saat penghitungan terbaru menunjukkan keunggulannya di Georgia dan Pennsylvania menyusut. Meski masih mempertahankan peluang yang cukup baik untuk memperoleh 270 suara elektoral, jalan ke arah itu semakin menipis.
Trump mengatakan dia menganjurkan penghentian penghitungan "suara yang datang terlambat," dan terus membesar-besarkan suara yang sudah dimilikinya saat ini.
BACA JUGA: Trump Layangkan Gugatan, Penghitungan Suara di Negara Bagian Terus Berlanjut
"Saya telah memenangkan banyak keadaan kritis, termasuk kemenangan besar," klaimnya.
Saat ini Biden masih unggul dengan 253 suara elektoral berbanding 214 yang dimiliki Trump, menurut penghitungan VOA. Enam negara bagian masih meneruskan penghitungan, termasuk negara bagian penting Pennsylvania, Georgia, dan Arizona.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.