Mayat Perempuan Terkapar di Kamar, Polisi Temukan Obat-Obatan Berserakan

Herman Amiruddin, Okezone · Jum'at 06 November 2020 23:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 609 2305572 mayat-perempuan-terkapar-di-kamar-polisi-temukan-oba-obatan-berserakan-fl7aibBejj.jpg Ilustrasi mayat (Shutterstock)

MAKASSAR – Sariah alias Sari (39) seorang wanita ditemukan terbujur kaku di dalam kamar sudut lantai 2 kontrakan Jalan Sunu, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Jumat 6 November 2020.

Kapolsek Bontoala, Kompol Andriany Lilikay mengatakan penemuan mayat berawal dari salah satu tetangga memberi tahu pihaknya, ada keganjalan dengan kondisi kamar korban.

Korban ditemukan di lantai 1 kontrakannya. Tetangganya yakni Nurhayati yang pertama menemukan korban.

"Karena khawatir saksi memberitahu rekannya, Ida. Mereka kemudian mengintip jendela kamar Sari. Di situlah dua saksi ini melihat korban telentang tapi dengan kondisi baju setengah terbuka dan pucat," kata Andriany kepada Okezone.

Awalnya korban dikira masih tidur oleh tetangganya. Maka kedua tetangganya itu melapor ke Polsek Bontoala sekitar pukul 08.31 Wita pagi.

"Jadi kita datang ke lokasi harus mendobrak pintu kamar Sari, setelah baru bisa dipastikan wanita itu meninggal dunia dengan posisi terlentang di atas kasur," ungkap Andriany.

Wanita asal Ambon, Maluku, itu kemudian dievakuasi kepolisian lalu berkoordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Dokpol Polda Sulsel.

Proses identifikasi dan olah tempat kejadian perkara berlangsung selama dua jam lebih. Jenazah baru dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara sekitar pukul 11.15 Wita.

"Kondisi kamar kontrakan Sari tampak berantakan. Kalau ciri-ciri mayatnya memang agak pucat. Penyebab meninggalnya masih kita tunggu hasil pemeriksaan Inafis dan Dokpol," lanjutnya.

Tim juga juga membawa beberapa jenis obat-obatan yang ditemukan dalam kamar Sari. Andriany belum bisa memastikan adanya dugaan bunuh diri atas kasus tersebut.

"Masih perlu menyelidiki. Kita tunggu ahlinya. Kalau obat-obatan itu saya kurang tahu apa, makanya kita berikan ke Dokpol," ungkapnya. (erh)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini