Viral! Paman Tendang Ponakan Balita hingga Terjengkang

Agregasi Sindonews.com, · Sabtu 07 November 2020 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 07 525 2305824 viral-paman-tendang-ponakan-balita-hingga-terjengkang-EWSQI6ZYpV.jpg Tangkapan Layar Media Sosial

BANDUNG – Sebuah video menjadi viral di dunia maya setelah diunggah oleh akun Bandung on Instagram ke media sosial Instagram. Dalam tayangan berdurasi 30 detik tersebut, seorang pria dewasa menendang bocah perempuan yang diperkirakan berusia di bawah lima tahun (Balita).

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko yang berada di kawasan Jalan Gulampit, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

(Baca juga: Viral di Medsos, 2 Bule Berkelahi ala MMA di Kuta)

Dalam rekaman, terlihat waktu peristiwa itu terjadi di sebuah toko. Kejadian itu bermula saat seorang perempuan mengasuh dua bocah yang berusia di bawah lima tahun (Balita).

Korban terlihat membuka lemari pendingin. Pintu lemari pendingin tersebut menyenggol tubuh bayi tersebut. Melihat kejadian itu, seorang pria dewasa yang mengenakan kaus abu berlenggan biru langsung bereaksi.

(Baca juga: Viral! Awan Berbentuk Mangkok di Kawasan Gunung Arjuno)

Pria dewasa itu kemudian melayangkan tendangan dan mengenai bagian pinggang bocah perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 3 tahun tersebut. Akibat tendangan tersebut, bocah perempuan tersebut terjengkang.

Namun korban tak menangis dan langsung berdiri. Sedangkan setelah menendang korban, pelaku tak menunjukkan penyesalan apalagi rasa bersalah. Dia melayani pembeli.

Tindakan tak terpuji pria dewasa terhadap anak-anak tersebut sampai juga ke telinga jajaran Polresta Bandung. Polisi langsung menyelidiki kasus tersebut.

"Perkara lagi didalami Polsek Cileunyi dan diketahui Polresta Bandung. Infonya mereka masih ada hubungan keluarga," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, Sabtu (7/11/2020).

Pelaku penendang bocah tersebut disebut-sebut paman korban. Terkait kasus, keluarga dikabarkan telah berdamai diselesaikan oleh ketua rukun warga (RW) setempat.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini