100 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Dampak Erupsi Merapi

Ary Wahyu Wibowo, Koran SI · Minggu 08 November 2020 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 08 512 2306126 100-ribu-masker-disiapkan-antisipasi-dampak-erupsi-merapi-C4oSDaHmPK.jpg Gunung Merapi (Foto: Okezone)

BOYOLALI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Jawa Tengah menyiapkan 100.000 masker dalam persiapan kemungkinan terjadi erupsi Gunung Merapi. Masker akan dibagikan kepada masyarakat terdampak, khususnya yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) III dan KRB II Gunung Merapi.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Boyolali, Bambang Sinung mengatakan, ketersediaan masker menjadi yang utama dalam persiapan menghadapi erupsi Gunung Merapi. “Sebab, saat erupsi terjadi, biasanya terjadi hujan abu vulkanik. Selain itu, saat ini juga dalam kondisi pandemi Covid-19,” kata Bambang Sinung kepada Sindonews, Minggu (8/11/2020).

Baca Juga:  Merapi Siaga, Kelompok Rentan Warga Sleman Mulai Tempati Barak Pengungsian

Sehingga, ketersediaan masker menjadi sangat penting bagi masyarakat di kawasan rawan bencana merapi. Dari 100.000 masker yang telah disiapkan, sebanyak 50.000 di antaranya merupakan masker kesehatan. Sedangkan 50.000 lainnya merupakan masker kain. Untuk masyarakat di KRB III, masker sejumlah itu dinilai mencukupi.

Yakni, masyarakat di Desa Tlogolele sebanyak 2.800 orang, Desa Klakah sebanyak 2.900 orang dan Jrakah 4.440 orang. Ketiga desa yang berada di Kecamatan Selo, Boyolali ini, jaraknya antara 3-5 kilometer dari puncak Merapi. Masker juga disiapkan untuk masyarakat di 18 desa di KRB II mengingat sebaran abu vulkanik kemungkinan besar melebar.

Baca Juga: Merapi Potensi Erupsi, Doni Monardo Koordinasi dan Pantau Kesiapsiagaan Daerah

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini