Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Satgas Sebut Kasus Covid-19 Relatif Terkendali, Meski Ada Libur Panjang

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 09 November 2020 |13:41 WIB
 Satgas Sebut Kasus Covid-19 Relatif Terkendali, Meski Ada Libur Panjang
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Wiku (foto: Dok BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengungkapkan, perkembangan kasus Covid-19 secara nasional menunjukkan tanda-tanda relatif terkendali.

“Jadi kalau kita lihat perkembangan kasus nasional selama ini, sebenarnya menunjukkan tanda-tanda bahwa kasus Covid ini relatif terkendali,” ungkap Wiku di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (9/11/2020).

Meskipun, kata Wiku beberapa waktu lalu ada libur panjang pada bulan Oktober namun, situasi Covid-19 masih terkendali sekalipun ada kenaikan kasus.

“Meskipun juga ada libur panjang dan kita sudah pengalaman dengan beberapa libur panjang mulai dari Idul Fitri, Idul Adha kemudian ada pada saat hari Kemerdekaan memang ada peningkatan kasus cukup besar pada saat libur panjang bulan Agustus. Dan situasi terkendali setelah September ada kenaikan kasus,” katanya.

Baca juga:

20 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Pelayanan RSUD Ngipang Solo Dibatasi

35.588 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Ini Hasilnya

Wiku mengatakan, pada saat libur panjang pada akhir bulan Oktober lalu terjadi angka penurunan kasus. Namun, katanya penurunan itu bisa disebabkan beberapa faktor salah satunya karena jumlah pemeriksaan spesimen yang menurun.

“Pada saat libur panjang memang terjadi penurunan kasus, mungkin juga karena pemeriksaannya pun juga menurun,” sambungnya.

 

Untuk melihat kasus Covid-19 dampak liburan, kata Wiku harus dilihat dari 10 sampai 14 hari pasca liburan.

“Dan sekarang sudah sekitar sembilan hari dari awal libur panjang, ada kenaikan sedikit. Tetapi kalau kita lihat biasanya kenaikan kasus itu terjadi sekitar 10 sampai 14 hari setelah libur panjang. Nah, mari kita amati bersama nanti seperti apa,” katanya.

“Tapi kalaupun naik sampai dengan sebelum libur, dan tidak naik lebih tinggi lagi itu artinya kemampuan nasional dan masyarakatnya bekerja sama dalam antisipasi kenaikan kasus terutama pada libur panjang dapat berjalan dengan baik. Mari kita lihat nanti dan ini adalah modal pengalaman kita bersama untuk membangun aktivitas sosial ekonomi,” jelas Wiku.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement