Gempa M6,3 Guncang Mentawai, Warga Tetap Waspada

Rus Akbar, Okezone · Selasa 17 November 2020 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 340 2310898 gempa-m6-3-guncang-mentawai-warga-tetap-waspada-ezf21O9Qfv.jpeg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

MENTAWAI - Gempa magnitude 6,3 dirasakan warga di wilayah Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Warga sempat panik dan takut akibat peristiwa tersebut, kini mereka pun tetap waspada.

Camat Pagai Utara, Gabriel Sakeru mengatakan gempa yang dirasakan cukup kuat. Warga sempat panik namun setelah diberikan informasi bahwa gempa tidak terjadi tsunami, warga kembali tenang.

“Di daerah Silabu tempat terjadi gempa dan tsunami 2010 lalu juga dikabarkan belum ada kerusakan, begitu juga di kecamatan di Saumanganya belum ada kerusakan karena rata-rata rumah warga terbuat dari kayu dan sebagian semi permanen,” ungkapnya saat dihubungi, Selasa (17/11/2020).

Meski gempa tidak menimbulkan tsunami, masyarakat tetap waspada. “Jangan kita takuti gempa itu, karena kita memang tinggal di daerah rawan gempa yang penting kita tetap waspada,” ujarnya.

Dia juga memaklumi warga yang masih trauma gempa ini, dulu sempat terjadi gempa besar di Pagai Utara meski tidak ada tsunami ada beberapa orang meninggal karena gempa, sekarang warga sudah tinggal di daerah perbukitan tidak lagi di pantai.

Berdasarkan laporan dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi, gempa M6,3 tersebut terjadi di 2.87 LS,99.07 BT (109 km Barat Daya Tuapeijat dengan kedalam 10 kilometer beberapa desa di wilayah Mentawai juga dirasakan.

Baca Juga : Gempa M6,3 Guncang Mentawai, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

Baca Juga : Gisel Menyelinap Lewat Besi Bangunan saat Datang ke Polda Metro

Di Desa Betaet Kecamatan Siberut Barat, gempa terasa kuat dan masyarakat spontan evakuasi ke bukit. Di Labuan Bajau Siberut Barat juga dirasakan tapi tidak kuat. Di Peipei, Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya terasa kuat, masyarakat keluar dari rumah.

Di Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara juga terasa kuat, masyarakat keluar rumah. Desa Beriulou, Kecamatan Sipora Utara terasa kuat, masyarakat keluar rumah begitu juga di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap sampai ke luar rumah. “Sementara belum ada laporan kerusakan bangunan,” ujar Kalaksa.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini