(Baca Juga: Pria di Tangerang Lecehkan Wanita dengan Modus Meramal Masa Depan)
Dalam video berdurasi 8:10 menit itu, MG mengaku saat diperkosa, ia tidak bisa melakukan apa-apa. Badannya kaku dan takut untuk digerakkan. Perbandingan yang tidak sepadan untuk melawan menjadi sebab. Karena tersangka berjumlah 6 orang sedangkan dia hanya seorang diri.
Pada 2017, MG memutuskan untuk meceritakan hal ini ke orangtuanya. Support dan lingkungan sosial yang baik mendukungnya keluar dari peristiwa kelam tersebut. Dari penuturan MG, menjadi bukti kalau peristiwa kekerasan seksual bisa terjadi kesiapanpun bahkan untuk sesama jenis. Sampai saat ini, para pelaku pemerkosa MG masih berkeliaran dan tanpa proses hukum.
Akibatnya kejadian tersebut, dia mengalami trauma, depresi dan membuatnya kehilangan kepercayaan diri. “Gua berusaha untuk tidak berpenampilan menarik lagi seperti dulu, setidaknya gua enggak jadi perhatian orang lain lagi. Sejak kejadian itu membuat gua berubah untuk menjalani hidup,” tutup MG. (Salsabila Raihani)
(Amril Amarullah (Okezone))