Wow, Seorang Ibu Lahirkan Bayi Kembar Saat Koma Akibat Covid-19

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 19 November 2020 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 18 2312508 wow-seorang-ibu-lahirkan-bayi-kembar-saat-koma-akibat-covid-19-VCeUQrgZRR.jpg Foto: Sky News

INGGRIS - Seorang pasien virus corona yang hamil anak kembar terbangun dari komanya di rumah sakit dan sudah melahirkan.

Sang ibu Perpetual Uke tidak menyangka kedua bayi kembarnya lahir dalam kondisi hidup dan sehat. Uke diketahui mengalami koma saat kandungannya berusia enam bulan. Sebelumnya dia sempat merasa tidak enak badan dengan gejala Covid-19 pada Maret lalu.

Sang ibu yang bekerja sebagai konsultan reumatologi di Birmingham City Hospital ini jatuh sakit parah dan berakhir di ventilator di tempat kerjanya sendiri.

Sang dokter sempat melakukan induksi selama sebulan sebelum akhirnya memutuskan memakai cara operasi caesar agar si kembar bisa terlahir dengan aman.

(Baca juga: Awas, 4 Miliar Orang Diperkirakan "Overweight" pada 2050)

Ketika Uke sadar dari komanya, awalnya dia mengira kedua bayi kembarnya tidak selamat. “Saya hamil pada usia 24 hingga 25 minggu, pada tahap itu, dan pada saat saya bangun dari koma, saya sangat bingung. Saya pikir saya telah kehilangan bayi saya karena saya tidak bisa melihat perut saya yang besar. Saya sangat khawatir dan bingung,” terangnya kepada Sky News.

“Terkadang saya melihat mereka sambil menangis. Saya tidak pernah tahu mereka akan berhasil. Sungguh menakjubkan apa yang dapat ditawarkan oleh ilmu pengetahuan profesional medis,” tambahnya.

Uke dan suaminya memberi nama bayi kembar yakni Matthew Sochika Palmer dan Osinachi Pascal. Keduanya dirawat di unit perawatan intensif neonatal sampai mereka berusia 116 hari. Keluarga itu dikeluarkan dari unit oleh tim emosional ketika mereka akhirnya bisa meninggalkan rumah sakit.

Uke, yang juga memiliki dua anak yang lebih tua, mengatakan kepada Express dan Star yang berbasis di Wolverhampton jika dirinya sangat emosional saat pertama kali bertemu dengan bayi kembarnya.

“Saya tetap bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena menggunakan tim NICU yang luar biasa dalam memulihkan hidup mereka,” terangnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini