Iklan Pencarian Asisten Rumah Tangga Harus Sarjana dan Kuasai Bahasa Asing Tuai Cibiran

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 20 November 2020 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 18 2312962 iklan-pencarian-asisten-rumah-tangga-harus-sarjana-dan-kuasai-bahasa-asing-tuai-cibiran-WvAuUZigZx.jpg Foto: Okezone

Semua orang terkejut dengan postingan pesan yang menyatakan membutuhkan asisten rumah tangga dengan tugas yang sangat banyak namun hanya mendapatkan gaji sebesar USD13 (Rp184.000) per jam.

Tugasnya pun tak main-main. Mulai dari mengasuh anak, memasak, membersihkan, menjadi tutor, merawat hewan peliharaan, berbelanja bahan makanan, dan banyak lagi.

Selain daftar tanggung jawab yang luar biasa dengan gaji yang sangat rendah, pekerjaan ini juga memiliki beberapa persyaratan yang mengejutkan. Seperti pengasuh harus berusia antara 25 dan 30 tahun, memiliki gelar sarjana atau setara, memiliki pengalaman dua tahun sebagai pengasuh, dan menguasai dua bahasa asing yakni Spanyol atau Portugis.

Mereka juga harus memberikan referensi yang baik, memiliki mobil dan catatan mengemudi yang bersih, dan harus terlibat dengan seni dan olahraga.

(Baca juga: Pria Ini Viral di Media Sosial Berkat Kucing)

Screenshot postingan pekerjaan ini dibagikan di Reddit pekan ini. Tak pelak, akun pemasang postingan yang anonim itu pun banjir ejekan dan cemoohan.

Dikutip Daily Mail, daftar pekerjaan yang sangat panjang ini dimulai dengan mengatakan pelamar yang dipilih harus bertanggung jawab atas berbagai tugas domestik.

Postingan ini dianggap sangat meremehkan tugas asisten rumah tangga. Nantinya pelamar yang terpilih akan ditugaskan untuk merawat anak-anak berusia delapan dan 13 tahun. Tugasnya meliputi mempersiapkan anak-anak untuk sekolah dan kegiatan, membuat makanan untuk mereka, mengantar mereka ke sekolah, membimbing saat belajar, dan janji temu lainnya.

Tak hanya itu, mereka juga akan bertanggung jawab atas banyak tugas rumah tangga. Termasuk mencuci, membersihkan, menyelesaikan pekerjaan rumah tangga lainnya, merawat hewan peliharaan, berbelanja bahan makanan dan barang-barang pribadi lainnya, dan menjalankan tugas seperti pergi ke bank atau apotek. Mereka juga harus memiliki jadwal yang benar-benar fleksibel.

Tak kalah mengagetkan, persyaratan lainnya termasuk bisa menggunakan Microsoft Office dan harus mematuhi standar kesehatan dan keselamatan.

Daftar selanjutnya yakni dapat dipercaya, bertanggung jawab, kemampuan untuk menghormati, penyayang, fleksibel, memiliki etika yang kuat, keterampilan manajemen waktu yang baik, keterampilan komunikasi dan interpersonal yang luar biasa, kemampuan untuk menyadari reaksi, kebutuhan, dan perbedaan individu orang lain.

Tidak mengherankan, postingan tersebut ditanggapi dengan cemoohan dan nyinyiran di Reddit.

“Jadi pada dasarnya jadilah orang tua anak-anak saya dan kelola rumah tangga saya,” tulis seorang warganet.

“Mereka meminta untuk mempekerjakan orang tua yang tinggal di rumah,” tulis yang lain.

“Di dunia pengasuh, peran-peran itu diberi judul manajer pengasuh dan biasanya dibayar dua kali lipat dari tarif dasar untuk pengasuh pemula,” tulis warganet lain.

“Katakan saja kamu menginginkan seorang budak. Karena dengan persyaratan ini dan bayaran ini, ini pada dasarnya meminta seseorang untuk rela menjadi budak untuk mereka,” tulis yang lain.

Sebelum kejadian ini, pada Juli lalu, postingan pencarian pengasuh anak juga viral dan “dinyinyiri” warganet. Daftar persyaratannya juga dianggap tidak masuk akal. Yakni meminta pengasuh anak di Toronto yang akan mengawasi dua gadis, usia dua dan enam tahun, dari pukul 06.30 hingga 18.00 selama seminggu, mungkin Senin sampai Jumat.

Total waktu bekerja yakni 57,5 jam kerja dan hanya dibayar sebesar USD74.83 (Rp1 juta). Atau satu jamnya dibayar sekitar USD1,3 (Rp18.000). Terlebih lagi, pengasuh bayi diharuskan ikut membayar makanan yang harus vegan organik.

Persyaratan lain yakni pengasuh anak harus perempuan, tidak merokok, dan membayar untuk pemeriksaan latar belakang kriminal. Selain itu, babysitter harus bekerja di akhir pekan tanpa pemberitahuan.

“Setelah 6 bulan, jika kami masih menjalankan bisnis, upah akan naik menjadi USD150 (Rp2 juta) seminggu,” tulis postingan itu.

Meanwhile, last November, a presumably wealthy mother living on Manhattan's Upper East Side was ruthlessly mocked for a hyper-specific job ad she posted on Craigslist.

Postingan tak masuk akal lainnya juga terjadi pada November. Seorang ibu yang diduga kaya yang tinggal di Upper East Side Manhattan diejek karena memosting iklan pekerjaan yang sangat spesifik yang diposting di Craigslist.

Dia membutkan fotografer yang bisa sekaligus menjadi koordinator media sosial dan pembantu rumah tangga.

Menurut deskripsi pencarian, dia mencari sosok kreatif dengan pengalaman fotografi fashion untuk mengelola profil media sosialnya dan juga merawat anak-anaknya. Syarat yang dibutuhkan yakni harus melek internet, media sosial (medsos), paham tentang dunia fotografi, Photoshop dan Lightroom, memiliki pengalaman bekerja dengan anak anak dan keluarga kecil dan merasa nyaman bertindak sebagai pembantu rumah tangga ketika tidak sedang merekam atau mengedit.

Iklan tersebut diposting di Craigslist pada 24 Oktober lalu dan dibagikan di Twitter oleh penulis New York City Dorsey Shaw pada 16 November lalu. Seketika pesan ini langsung menuai kritikan, cemoohan, dan nyinyiran.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini