Dia mengatakan, bahwa diambil langkah paralel antara uji klinis dan uji kehalalan. Sehingga semuanya selesai bersamaan.
“Oleh karena itu, langkah paralel antara yang dilakukan pihak pemerintah dan tim dokter terkait sertifikasi obatnya itu, sekaligus juga proses fatwa dan seterusnya juga berjalan. Sehingga nanti semuanya selesai dan kemudian vaksinasi dilakukan,” ungkapnya.
Masduki mengatakan, MUI secara rutin melaporkan perkembangan riset kehalalan vaksin. Dia menyebut bahwa dari laporan terakhir tingkat kehalalannya menggembirakan.
“Jadi semua menggembirakan. Bahkan tingkat kehalalannya pun juga itu menggembirakan laporannya,” ujarnya.
Baca Juga: Sebaran Kasus Positif Covid-19 di 34 Provinsi Hari Ini
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.