Tanpa Keterangan, Perwakilan FPI Tidak Penuhi Panggilan Polda Jabar

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Jum'at 20 November 2020 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 525 2313018 tanpa-keterangan-perwakilan-fpi-tidak-penuhi-panggilan-polda-jabar-2BFaw9dk8J.jpg Polda Jawa Barat (Foto: Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG - Perwakilan Front Pembela Islam (FPI) tidak hadir di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Barat dalam agenda pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait dalam kasus kerumunan massa pendukung Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago mengatakan, Habib Muchsin Alatas yang merupakan perwakilan FPI sekaligus pihak panitia tidak menghadiri agenda pemeriksaan yang digelar hari ini, Jumat (20/11/2020). Pihaknya tidak menerima keterangan terkait ketidakhadirannya itu.

"Dari pihak panitia belum ada keterangan," ujar Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Baca Juga:  Baliho Habib Rizieq, Pangdam Jaya: Jangan Coba-Coba, Kalau Perlu FPI Bubarkan Saja!

Selain Habib Muchsin Alatas, lanjut Erdi, Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin pun tidak tampak dalam pemeriksaan yang dilakukan di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar itu.

Menurut Erdi, Ade Yasin tidak bisa hadir diduga karena terkonfirmasi positif Covid-19. Diketahui, beberapa hari sebelumnya, Ade sempat menyampaikan pesan kepada publik bahwa dirinya positif Covid-19 melalui keterangan tertulis.

"Untuk Bu Ade (Yasin) kami sudah menerima informasi bahwa beliau tidak bisa datang karena sakit," ujarnya.

Erdi menambahkan, pihak lain yang tidak hadir dalam agenda pemeriksaan itu, yakni Ketua RW 3, Agus. Menurutnya, yang bersangkutan juta tidak bisa hadir dikarenakan sakit.

 

Di luar dari tiga orang itu, lanjut Erdi, dipastikan hadir memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jabar. Mereka adalah Alwasyah Sudarman (Kades sukagalih Megamendung), Endi Rismawan (Camat Megamendung), Agus Ridallah (Kasatpol PP Pemda Bogor), Kusnadi (Kades Kuta), Marno (Ketua RT 1), Burhanudin (Sekda Bogor ), dan Aiptu Dadang Sugiana (Babinkamtibmas).

Baca Juga:  Polri Tunda Gelar Perkara Dugaan Pelanggaran Protokol Kesehatan Habib Rizieq

Erdi pun memastikan bahwa sebelum menjalani pemeriksaan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Semua yang hadir dan dimintai keterangan juga menjalani rapid test dengan hasil nonreaktif.

"Proses pemeriksaan masih berlangsung di Gedung Ditreskrimum. Nanti setelah ibadah Jumat dilanjutkan karena masih banyak pertanyaan yang diajukan," katanya.

Sementara itu, jelang Sholat Jumat, sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor terlihat keluar dari Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, salah satunya Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin. "Belum selesai. Kepotong Jumatan dulu. Nanti dilanjutkan lagi," ujar Burhanudin menjawab beberapa pertanyaan dari wartawan.

Menurutnya, selain dirinya, jajaran Pemkab Bogor yang menghadiri agenda pemeriksaan, yakni Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Camat Mengandung, dan Kepala Desa Kuta.

"Tadi baru biodata, ditanya tupoksi. (Pertanyaan) belum sampai ke substansi. Insya allah kita penuhi (jawaban) sesuai kewenangan masing-masing," ujar Burhanudin sambil bergegas untuk melaksanakan Sholat Jumat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini