Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Alami 21 Kali Gempa Guguran

Kuntadi, Koran SI · Selasa 24 November 2020 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 510 2315289 aktivitas-meningkat-gunung-merapi-alami-21-kali-gempa-guguran-c7cwmfNViw.jpg Gunung Merapi. (Dok Okezone)

YOGYAKARTA – Aktivitas Gunung Merapi mengalami peningkatan. Hasil pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) telah terjadi 21 gempa guguran dan suara gemuruh terdengar dari pos pengamatan Babadan dan Kaliurang.

"Guguran terus terjadi, namun tidak memengaruhi kondisi magma," kata Kepala BPPTKG, Hanik Humaida kepada wartawan, Selasa (24/11/2020).

Hanik mengatakan, kenaikan aktivitas gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan DIY ini menandakan erupsi semakin dekat. Hanya kapan akan terjadi erupsi tidak bisa diprediksi. Untuk itulah BPPTKG melakukan pemantauan agar tidak ada korban jiwa.

Dalam pengamatan BPPTKG mulai pukul 06.00 WIB sampai 12.00 WIB, tercatat terjadi 21 gempa guguran. Suara guguran terdengar lima kali dari pos pengamatan Babadan Magelang dan Kaliurang, Sleman.

"Gempa embusan tercatat 24 kali, gempa vulkanis dangkal 17 kali, gempa fase banyak 207 kali," ulasnya.

Baca Juga : Suara Guguran Gunung Merapi Terdengar 3 Kali Selasa Dini Hari

BPPTKG telah menetapkan status Gunung Merapi dari level waspada ke level siaga sejak 5 November lalu. Radius dan jarak aman mencapai 5 Km dari puncak Merapi. Masyarakat diminta tetap tenang dan menunggu informasi yang disampaikan BPPTKG dan patuh dengan perintah pemda setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca Juga : Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Masih Tinggi, Masyarakat Diminta Tidak Panik

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini