Usus Babi "Berterbangan" di Parlemen Taiwan

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 27 November 2020 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 18 2317576 usus-babi-berterbangan-di-parlemen-taiwan-TOWwXT4zon.jpg Foto: Reuters

TAIWAN - Parlemen Taiwan riuh dan "chaos" saat isi perut babi “berterbangan” dan perselisihan sengit terkait pelonggaran impor daging babi dari Amerika Serikat (AS).

Anggota parlemen dari oposisi menilai keputusan pemerintah baru-baru ini untuk mengizinkan impor daging babi AS yang mengandung ractopamine, yakni aditif yang dilarang untuk penggunaan babi di Taiwan dan Uni Eropa, merupakan ancaman kesehatan.

Anggota parlemen dari partai oposisi utama Taiwan Kuomintang (KMT) terlihat melemparkan ember usus babi ke Perdana Menteri Su Tseng-chang untuk menghentikannya mengambil pertanyaan di parlemen hari ini waktu setempat.

Dikutip Reuters, beberapa anggota parlemen terlihat saling baku hantam antara anggota parlemen KMT dan Chen Po-wei dari Partai Pembangunan Gedung Negara Taiwan.

Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa pun tidak tinggal diam dan menyangkal tuduhan itu. Mereka meminta anggota parlemen kembali ke debat rasional.

(Baca juga: Pulau Ini Terkenal Sebagai Pulau Panjang Umur)

Mereka mengutuk aksi pelemparan usus babi itu dan menyebutnya sebagai pemborosan makanan.

Sebelumnya, pada Agustus lalu, Washington menyambut baik keputusan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen untuk melonggarkan impor daging babi AS mulai 1 Januari tahun depan.

Langkah tersebut langsung membuat oposisi “gerah” dan memanfaatkan keprihatinan publik atas keamanan pangan setelah serangkaian skandal baru-baru ini.

Akhir pekan lalu dalam demonstrasi tahunan “Autmn Struggle”, pengunjuk rasa mengangkat tinggi-tinggi balon babi tiup raksasa yang menentang impor.

Diketahui, parlemen Taiwan memang kerap terjadi keributan saat membahas suatu masalah. Di parlemen ini kerap terjadi aksi pukul, saling menjenggut rambut, melempar botol plastik dan balon air selama bertahun-tahun. Bahkan pada Juli 2017, para legislator ini saling mengangkat dan melempar kursi ketika mereka memperdebatkan RUU belanja infrastruktur.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini