Anggota Parlemen Eropa Mundur Setelah Tertangkap "Pesta Seks" saat Lockdown

Agregasi VOA, · Rabu 02 Desember 2020 07:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 18 2319936 anggota-parlemen-eropa-mundur-setelah-tertangkap-pesta-seks-saat-lockdown-rRewHtJa2H.jpg Josef Szajer. (Foto: Reuters)

BUDAPEST - Seorang anggota parlemen Eropa dari Hungaria, yang merupakan sekutu dekat Perdana Menteri Viktor Orban, pada Selasa (1/12/2020), meminta maaf setelah ditangkap polisi Belgia di sebuah pesta. Pesta yang digambarkan media lokal sebagai pesta seks itu digelar di saat Belgia menerapkan lockdown virus corona.

Jozsef Szajer, yang ikut merancang konstitusi Hongaria, mengundurkan diri pada akhir pekan karena apa yang dia sebut "alasan pribadi". Tetapi, ia kemudian mengakui mendapat peringatan dari polisi.

BACA JUGA: Langgar UU Covid-19, Polisi Bubarkan Pesta 200 Mahasiswa

Jaksa Brussel mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa 20 laki-laki ditangkap pada Jumat (27/11/2020) dalam pesta, yang oleh media lokal disebut sebagai “pesta seks”, di pusat kota. Masing-masing didenda 250 euro atau sekira Rp4,2 juta.

Szajer, (59), tidak menyinggung aktivitas seksual dan membantah mengonsumsi narkoba, tetapi ia meminta maaf kepada keluarganya karena melanggar larangan Covid-19. "Saya ada di sana," katanya dalam pernyataan yang dibagikan oleh kelompok politik konservatifnya.

BACA JUGA: Pria AS Tewas Setelah Ikuti "Pesta COVID" untuk Buktikan Virus Corona Hoaks

"Setelah polisi menanyai identitas saya karena saya tidak membawa KTP, saya menyatakan bahwa saya adalah anggota parlemen. Polisi melanjutkan prosesnya dan akhirnya mengeluarkan peringatan lisan resmi dan mengantar saya pulang. Saya sangat menyesal melanggar larangan COVID, tindakan saya tidak bertanggung jawab. Saya siap membayar denda," katanya sebagaimana dilansir VOA.

Szajer sudah empat kali terpilih menjadi anggota parlemen Hongaria antara 1990 dan 2002, dan empat kali menjadi anggota Parlemen Eropa sejak 2004.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini