Polisi Buru Pelaku Penyebar Video Azan Jihad di Majalengka

Agus Warsudi, Koran SI · Jum'at 04 Desember 2020 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 525 2321553 polisi-buru-pelaku-penyebar-video-azan-jihad-di-majalengka-vXWVcJwVdk.jpg Foto: dok Okezone

BANDUNG - Polres Majalengka menerima laporan kasus kumandang azan yang mengganti seruan hayya alal solah menjadi jihad. Saat ini, penyidik Polres Majalengka tengah melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku yang menyebarluaskan video tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar Kimbes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, video "azan jihad" itu meresahkan mengganggu ketenteraman dan kondusivitas masyarakat, sehingga ada pihak yang melaporkan.

Karena itu, kata Kabid Humas, Polda Jabar membentuk tim gabungan yang terdiri atas Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan Polres Majalengka mulai melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pelaku menyebarluaskan video itu.

 (Baca juga: Reaksi Tak Terduga Kaesang Ditanya Netizen "Mas, Sudah Pernah Ketemu Presiden?")

"Kasus azan 'hayya alal solah' diganti 'hayya alal jihad' di Majalengka, saat ini dilakukan penyelidikan. Sudah ada laporan polisi," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (4/12/2020).

Kombes Pol Erdi mengemukakan, kasus ini diselidiki lantaran dianggap meresahkan. Polisi menduga ada motif tertentu pelaku sehingga membuat video "azan jihad" dan menyebarluaskannya. "Tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut karena ini (azan jihad) sangat meresahkan," ujar Kombes Pol Erdi.

Saat ini, tutur Kabid Humas, kondisi di Kabupaten Majelengka sudah kondusif. Kepolisian mengimbau masyarakat tak terprovokasi. "Situasi sudah kondusif dan masyarakat mempercayakan kepada Polda Jabar dan Polres Majalengka untuk menyelidikinya," tutur Kabid Humas.

Diberitakan sebelumnya, ideo berisikan rekaman sekelompok orang mengumandangkan azan dengan menganti kata hayya alal solah menjadi jihad viral di media sosial. Salah satu video azan jihad berdurasi 43 detik dilakukan oleh tujuh pemuda di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

 (Baca juga: Mahfud MD: Dana Pembangunan Papua Besar, tapi Dikorupsi Elite-Elite di Sana)

Seorang muazin mengumandangkan azan dengan menyelipkan kata 'hayya alal jihad' yang kemudian diikuti tujuh jamaah di belakangnya. Saat menyerukan haya alal jihad, orang-orang di dalam video tersebut serentak menghunus golok.

Video tersebut diketahui direkam di satu tempat di Kabupaten Majalengka karena terdapat poster bergambar Habib Rizieq Shihab dan tertulis nama Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Video tersebut viral di beberapa platform media sosial dan aplikasi berkirim pesan WhatsApp.

(don)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini