Kerumun Tonton Danjir di Jembatan, Warga Dibubarkan Petugas

Yudha Bahar, iNews · Jum'at 04 Desember 2020 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 608 2321791 kerumun-tonton-danjir-di-jembatan-warga-dibubarkan-petugas-tY3x50VJ2g.png Petugas gabungan membubarkan warga yang kerumun nonton banjir. (Foto: tangkapan layar)

MEDAN - Ratusan warga yang asyik menyaksikan banjir meluap di kawasan taman Alohan Pekan Labuhan, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (4/12/2020) sore dibubarkan petugas. Petugas membubarkan kerumunan lantaran takut bakal memudahkan penyebaran virus corona.

Kasubdit Patroli Laut Polairud Sumut AKBP Imam S. Budidono mengatakan, banyak warga di kawasan Taman Alohan menonton banjir. “Menyebabkan kerumunan, mulai dari anak-anak , hingga orang dewasa , berkumpul tanpa menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan,” kata Imam, Jumat (4/12/2020).

(Baca juga: Jika Tak Direstui Megawati, Ganjar Berpotensi Dicapreskan Parpol Lain) 

Hujan deras yang melanda kawasan tinggi pegunungan Berastagi menyebabkan air Sungai Deli meluap hingga menyebabkan banjir. Salah satu kawasan di Kota Medan yang terdampak luapan sungai Deli adalah taman Aloha, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan, Kota Medan.

Banjir yang meluap menjadi tontonan warga yang penasaran melihat kondisi banjir. Hal ini membuat petugas gabungan dari TNI, Polri dan Basarnas menutup akses jalan agar menghindari kerumunan warga.

(Baca juga: Pengamat Sebut Ganjar Ikuti Pola Jokowi untuk Maju Pilpres 2024) 

Sementara itu, akibat luapan sungai Deli, di kawasan ini sedikitnya ada 70 rumah terendam banjir. Hingga Jumat sore, air sungai Deli masih belum memperlihatkan tanda-tanda akan surut. Warga yang menjadi korban juga enggan mengungsi, karena khawatir barang-barang berharga milik mereka hilang.

(don)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini