Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pandemi Covid-19, Danny-Fatma Bakal Update Big Data Jumlah Orang Miskin Baru

INews.id , Jurnalis-Jum'at, 04 Desember 2020 |14:36 WIB
Pandemi Covid-19, Danny-Fatma Bakal Update Big Data Jumlah Orang Miskin Baru
Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi Masse (Foto: iNews)
A
A
A

JAKARTA - Pandemi Covid-19 bisa memicu angka kemiskinan. Untuk itu, pasangan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi Masse (Danny-Fatma) memastikan akan meng-upate jumlah warga miskin jika terpilih jadi kepala daerah di Kota Makassar.

Pasangan calon nomor urut 1 itu mengatakan, selama ini banyak data perubahan data penerima bantuan langsung tunia (BLT). Jumlah tersebut tentu akan berbeda usai pandemi Covid-19 berakhir.

"Kami sudah punya big data dan sub big data ini harus di-update, karena di pandemi Covid-19 ini ledakan orang miskin baru," kata Danny dalam Debat Publik Ketiga Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Tahun 2020, di iNews TV, Jumat (4/12/2020).

Baca Juga:  Diserang soal Masker, Danny Pomanto: Jangan Belok-belokkan Masalah!

Danny menuturkan, big data juga bisa menjadi acuan dalam memonitoring kelangsungan ekomini warga dan negara usia Covid-19.

"Pasca-Covid-19 banyak potensi miskin baru, saatnya kita membuat big data itu setelah pasca-Covid-19 ini bagaimana imunitas dan ekonomi negara secara bersamaan. Kita harus membuat data baru khusus kemiskinan," ucapnya.

Debat kandidat Pilkada Makassar itu mengambil tema Kebijakan Covid-19, Penanggulangan Narkoba, Perlindungan Anak dan Perempuan Disabiltas serta Kemiskinan.

Baca Juga: Soal Sekolah Tatap Muka, Appi-Rahman Ingin yang Pertama Dibuka Tingkat SD

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement