Share

Cari Perhatian, Anjing Ternakal di Inggris Ini Rugikan Pemilik Hingga Rp171 Juta

Susi Susanti, Koran SI · Minggu 06 Desember 2020 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 05 18 2322346 cari-perhatian-anjing-ternakal-di-inggris-ini-rugikan-pemilik-hingga-rp171-juta-yerT041FHR.jpg Foto: ITV

INGGRIS - Anjing ini diklaim sebagai anjing paling nakal di Inggris karena telah menghancurkan delapan sofa dan merugikan pemiliknya hingga 9.000 poundsterling (Rp171 juta).

Tim ahli anjing mendiagnosis anjing bernama Cooper ini mengidap penyakit “pencari perhatian”.

Pemilik anjing, Jill Kirkham, dari Chester, harus rela beberapa barangnya hancur di rumah akibat kelakuan anjing piaraannya ini.

Selama lima tahun, anjing “boxer” berusia lima tahun ini telah menghancurkan delapan sofa seharga masing-masing 700 poundsterling (Rp13 juta), dua meja makan seharga masing-masing 300 poundsterling (Rp5,7 juta), sepuluh remote control seharga masing-masing 20 poundsterling (Rp380.000), enam telepon selular seharga masing-masing 300 poundsterling (Rp5,7 juta), satu set meja kayu ek seharga 250 poundsterling (Rp4,7 juta) dan satu set pintu kayu seharga 300 poundsterling (Rp5,7 juta).

“Itu dimulai ketika dia berusia sekitar enam bulan dan saya pulang dan dia benar-benar membuat kursi menjadi bingkai kayu,” ujar Jill.

Saat tampil di acara This Morning, dia memberi tahu jika hewan peliharaannya berolahraga dengan baik dan sangat disayangi di keluarganya.

Dia menjelaskan keluarganya juga memiliki dua anjing boxer lainnya yakni Ben dan Holly. Kedua anjing ini sama sekali tidak merepotkan. Dia pun tidak mengerti mengapa Cooper melakukan begitu banyak kerusakan.

(Baca juga: Mengapa Kucing dan Sapi Bisa Tertular Covid-19, Babi dan Ayam Tidak?)

Jill pun meminta bantuan pelatih anjing Graeme Hall, untuk mencari tahu mengapa anjingnya berperilaku sangat buruk. Setelah berspekulasi tentang diet dan kurangnya mainan, Graeme dengan cepat sampai pada kesimpulan jika Cooper sangat menyukai perhatian yang dia terima ketika dia melakukan sesuatu yang nakal.

Pada pemeriksaan pertama, ahli anjing Graeme berasumsi Cooper sengaja nakal karena Jill terlalu santai.

Setelah berspekulasi jika tingkah Cooper bisa terjadi akibat faktor makanan anjing atau kurangnya rangsangan mental yang menyebabkan perilaku nakal, Graeme sampai pada kesimpulan jika Cooper hanya menyukai perhatiannya.

Kendati demikian, dia tidak memiliki niat untuk menyingkirkan hewan kesayangannya.

“Saya pikir Cooper kami adalah pencari perhatian, jujur saja. Bukannya dia tidak berolahraga atau dicintai, menurutku dia hanya sedikit pencari perhatian,” terang Jill.

Namun Jill menegaskan tidak akan menyerah. “Dia anakku. Lihatlah wajah kecil itu, ayolah, tidak mungkin aku bisa mengembalikannya, apa yang akan terjadi padanya?”, terangnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini