Ketika disinggung apakah pihaknya sudah melakukan pendekatan atau komunikasi dengan perusahaan Malaysia yang beroperasi di Jakarta, untuk ikut terlibat dalam program ini. Dia mengatakan, dia berharap perusahaan Malaysia dapat ikut dalam program ini.
Dia menuturkan, program ini terbuka juga untuk perseorangan dan tidak hanya terbatas pada alat-alat medis atau kebutuhan pokok, tapi juga bisa alat elektronik, seperti komputer.
"Untuk perusahaan telekomunikasi mungkin bisa mendonasikan laptop. Karena, seperti diketahui banyak anak-anak yang kesulitan belajar dari rumah karena tidak memiliki fasilitas," ungkapnya. (CM)
(Yaomi Suhayatmi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.