Sementara itu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak pihak terkait untuk memprioritaskan pihak yang paling membutuhkan vaksin itu.
“Ini bukan keputusan yang mudah,” katanya sambil menetapkan pedoman WHO.
Tedros mengatakan petugas kesehatan yang berisiko tinggi terinfeksi adalah prioritas utama. Lalu orang dengan risiko tertinggi penyakit serius atau kematian karena usia mereka. Kemudian disusul orang-orang dengan risiko penyakit parah yang lebih tinggi karena kondisi yang mendasari, dan kelompok yang terpinggirkan dengan risiko lebih tinggi.
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.